Saat Hipmi Ekspor Perdana Produk UMKM ke Australia

Fikri Halim
·Bacaan 2 menit

VIVA – Badan Pengurus Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP Hipmi) Bidang Perindustrian Perdagangan dan ESDM melakukan kegiatan pelepasan ekspor perdana untuk komoditi makanan olahan dan minuman. Negara tujuan ekspor perdana dari produk UMKM Hipmi ini adalah Australia.

Pelepasan secara simbolis dilakukan beberapa waktu lalu oleh Menteri Perdagangan, Muhammad Lutfi secara daring. Acara itu dihadiri juga secara langsung oleh Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional (Dirjen PEN) Kementerian Perdagangan, Kasan dan juga Konjen RI untuk New South Wales, Australia, Heru Hartanto.

Dalam sambutannya, Mendag mengatakan, pihaknya berharap Hipmi bisa menjadi penggerak penggerak ekspor Indonesia di masa yang akan datang. Dia mengatakan, produk makanan dan minuman Indonesia akan menjadi primadona.

"Diharapkan ini bisa terselenggara tentunya atas kerja sama koordinasi yang baik antara Kementerian Perdagangan melalui Dirjen PEN dan juga atase perdagangan dan ITPC (Indonesian Trade and Promotion Center) yang ada di sydney," ungkap Ketua BPP Hipmi Bidang Perdagangan Perindustrian & ESDM, Rama Datau dikutip dalam keterangan tertulis, Rabu 14 April 2021.

Ia menambahkan, saat ini dari total ekspor Indonesia, kontribusi UMKM berada di sekitar 14 sampai 15 persen. Ke depan Hipmi akan berupaya mencetak pengusaha pengusaha pelaku ekspor baru agar bisa menaikkan jumlah kontribusi UMKM dalam perdagangan ekspor luar negeri.

Diakui Rama, tidak mudah untuk pelaku usaha bisa mengekspor produknya khususnya produk UMKM. Menurutnya, ini sangat dirasakan Hipmi saat melakukan proses kurasi untuk produk produk UMKM tersebut. Banyak para pelaku UMKM masih belum mengetahui standar sertifikasi yang dibutuhkan kemasan yang bisa di terima oleh negara pengimpor dan lain sebagainya.

"Di sini peran kami di Hipmi sebagai pendamping para pelaku UMKM tersebut untuk bisa mendapatkan informasi pelatihan serta akses pembeli," katanya.

Rama melanjutkan, untuk Australia sendiri, Hipmi bekerja sama dengan trading house di Australia yg di miliki oleh salah satu diaspora Indonesia di Australia yang bernama House of Indonesia. Adapun kegiatan ini merupakan bagian dari partisipasi Hipmi dalam mendukung program pemerintah khususnya Kementerian Perdagangan RI dalam rangka pengembangan pasar ekspor, untuk produk produk UMKM dan juga untuk membangkitkan perekonomian Indonesia pada situasi pandemi COVID-19 saat ini.

Sementara itu, Ketua Umum BPP Hipmi Mardani H Maming yang mengikuti kegiatan ini secara daring mengatakan, di masa Pandemi ini, ternyata Hipmi masih bisa memberikan kontribusi nyata kepada para pelaku UMKM untuk bisa memasuki pasar global. "Diharapkan dengan adanya kegiatan ini bisa membangkitkan semangat para pengusaha pelaku UMKM di indonesia," katanya.

Mardani menambahkan, ekspor perdana tersebut diharapkan dapat menjadi sebuah momentum yang menandai kesiapan Hipmi untuk turut berkontribusi dalam membantu para pelaku usaha UMKM, serta bisa melebarkan usahanya khususnya memasuki pasar global.

Sementara itu, Kasan menekankan, kolaborasi antara pemerintah dengan swasta khususnya asosiasi pengusaha sangat penting agar bisa mendorong para pengusaha UMKM untuk menjadi pelaku usaha global. Hal ini sesuai mandat yang diamanatkan oleh Presiden kepada Menteri Perdagangan.

Dirjen PEN, lanjut dia, akan memfasilitasi para pengusaha Hipmi dengan semua ITPC di bawah Kementerian Perdagangan agar bisa memperluas pasar ekspor untuk produk-produk anggotanya.