Saat Isoman Lakukan Pencatatan Mandiri Kondisi Tubuh, Ini Alasannya

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Saat isolasi mandiri (isoman), sebisa mungkin Anda dapat melakukan pencatatan mandiri terkait kondisi tubuh dan gejala yang dialami. Cara ini mempermudah proses pencatatan yang akurat oleh petugas puskesmas yang mengawasi.

"Sebisa mungkin saat isolasi mandiri melakukan pencatatan mandiri terkait perkembangan setiap gejala dan kondisi tubuh seperti suhu tubuh, laju napas maupun saturasi oksigen per harinya dengan alat kesehatan yang dimiliki," terang Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito di Media Center COVID-19, Graha BNPB, Jakarta, Kamis (15/7/2021).

Pastikan isolasi mandiri dilakukan minimal 10 hari untuk kasus tanpa gejala. Lalu 10 hari untuk kasus dengan gejala ringan, dengan tambahan 3 hari dalam keadaan tanpa gejala.

Jika terjadi kondisi memburuk yang umumnya ditandai dengan gejala demam, batuk, sesak, napas cepat dengan frekuensi lebih dari 30 kali per menit, segera hubungi nomor darurat dan layanan dokter atau petugas puskesmas setempat.

“Pastikan protokol kesehatan saat memobilisasi pasien ke puskesmas atau rumah sakit diterapkan secara ketat, menggunakan ambulans milik pemerintah setempat dengan petugas yang mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) secara lengkap,” saran Wiku.

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

#sudahdivaksintetap3m #vaksinmelindungikitasemua

Manfaatkan Layanan Telemedicine

(Foto: unsplash.com)
(Foto: unsplash.com)

Wiku Adisasmito menambahkan, layanan telemedicine untuk pasien isolasi mandiri dapat digunakan bagi mereka yang tinggal di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek). Layanan itu juga mengirimkan paket obat gratis yang dibutukan.

"Saya perlu ingatkan bagi masyarakat di wilayah Jabodetabek untuk dapat memanfaatkan layanan gratis konsultasi dokter dan jasa pengiriman obat pokok secara gratis bagi pasien COVID-19 melalui 11 fasilitas telemedicine," tambahnya.

"Layanan ini dapat dimanfaatkan setelah pasien melakukan testing di laboratorium yang terafiliasi dengan Kementerian Kesehatan. Ke depannya, Pemerintah akan berupaya memperluas fasilitas ini ke berbagai daerah lainnya." (Selengkapnya: Terbaru, Alur Layanan Telemedicine untuk Pasien Isoman Dibuat Lebih Ringkas)

Infografis 11 Aplikasi untuk Konsultasi Online dan Obat Gratis Pasien Isolasi Mandiri Covid-19

Infografis 11 Aplikasi untuk Konsultasi Online dan Obat Gratis Pasien Isolasi Mandiri Covid-19. (Liputan6.com/Abdillah)
Infografis 11 Aplikasi untuk Konsultasi Online dan Obat Gratis Pasien Isolasi Mandiri Covid-19. (Liputan6.com/Abdillah)

Simak Video Menarik Berikut Ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel