Saat Pak Lurah Bertemu Korban Pungli 'Uang Ketik' di Muktiharjo Kidul Semarang

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Semarang - Tindakan tidak terpuji diduga dilakukan pegawai Kelurahan Muktiharjo Kidul. Pegawai itu melakukan pungli bermodus uang ketik Rp300 ribu kepada warga.

Dugaan pungli itu juga sempat diunggah di Sistem Lapor Hendi. 'Pungutan liar (pungli) berupa uang ketik tetap dilakukan aparatur sipil negara (ASN) yang telah menerima uang tunjangan prestasi mencapai belasan juta telah dilaporkan korban pungli di akun #LaporHendi'.

Karenanya, Senin (26/4/2021) Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi melakukan sidak atau inspeksi mendadak ke kantor Kelurahan Muktiharjo Kidul dan meminta uang pungli dikembalikan.

Pungli Rp300 ribu ditarik oknum dengan dalih sebagai biaya pengetikan. Hendi, sapaan Walikota Semarang, mendatangi kantor Kelurahan Muktiharjo, sebelum menghadiri pelantikan Bupati Grobogan.

Di Kelurahan, Hendi mencari lurah setempat untuk dimintai keterangan terkait laporan terjadinya pungli tersebut. Namun, di lokasi si Lurah tidak ada dan Hendi hanya ditemui setelah Sekretaris Lurah.

"Bu Carik tahu saya kesini karena apa? Ha? Belum tahu ya?" tanya Hendi kepada Sekretaris Lurah Muktiharjo Kidul, yang tampak kebingungan dengan kedatangan Wali Kota Semarang Tersebut.

"Saya dapat aduan di Sistem Lapor Hendi terkait pelayanan di kantor kelurahan Muktiharjo Kidul. Masih belum tau ya? Pak Lurahnya saja mana?," Hendi kembali mencari lurah setempat yang sedang ada dalam perjalanan menuju ke kantor.

Pak Lurah Bertemu Warga Korban Pungli

Ilustrasi pungli. Ilustrasi: Kriminologi.id
Ilustrasi pungli. Ilustrasi: Kriminologi.id

Bertemu Lurah, Hendi langsung mempertemukan lurah dengan Rachmad Hidayat, pelapor aduan pungli oleh pegawai Kelurahan Muktiharjo Kidul.

Dalam pertemuan itu, Hendi meminta agar pegawai yang dimaksud pelapor diundang untuk mengembalikan uang hasil pungutan liar yang telah diterimanya.

Sidak yang dilakukan oleh Hendi itu kemudian berbuah pengembalian uang oleh oknum berinisiasi VV kepada Rachmad Hidayat selaku pelapor, dengan nominal sebesar Rp300 ribu.

Rachmad pun mengapresiasi respon cepat Hendi yang turun langsung merespon aduan yang masuk ke sistem #LaporHendi. Dirinya mengaku menaruh harapan besar kepada sistem Lapor Hendi, untuk menghilangkan praktik pungli di Kota Semarang.

"Jadi tadi saya sudah bertemu Pak Wali, uang saya juga sudah dikembalikan, Alhamdulillah sistem Lapor Hendi tersebut merespon cepat aduan saya, jadi apresiasi setinggi-tingginya saya berikan, terkhusus untuk Mas Hendi yang turun langsung untuk cek lapangan, dan berusaha agar kejadian serupa tidak terulang," kata Rachmad.

Simak Video Pilihan Berikut Ini: