Saat Para Elemen Persebaya Temui Dahlan Iskan: Tahun Ini Insya Allah Juara Liga 1

·Bacaan 3 menit

Bola.com, Surabaya - Dahlan Iskan bukanlah sosok yang asing bagi publik Surabaya dan juga tim Persebaya Surabaya. Ia merupakan ayah Presiden klub Persebaya Surabaya Azrul Ananda, dan tokoh penting dalam perjalanan Bajul Ijo maupun suporter Bonek di era dulu.

Kepeduliannya tentang Persebaya Surabaya masih ia tunjukkan hingga saat ini. Baru-baru ini, mantan Menteri BUMN itu mengajak sejumlah elemen-elemen di klub berjulukan Bajul Ijo untuk datang dalam acaranya yakni Harian DI's Way, sebuah acara hybrid webinar series di kanal YouTube.

Manajer Persebaya Chandra Wahyudi, pelatih Aji Santoso, serta dua pemain yakni Rizki Ridho dan Taisei Marukawa datang dalam acara bertajuk siapkah Persebaya menghadapi Liga 1 dan tampil sebagai juara?.

Beberapa pertanyaan dilontarkan oleh Dahlan Iskan, terutama menyangkut kesiapan tim di kompetisi. Selain itu mengenai komentar pemain khususnya Taisei Marukawa sebagai rekrutan anyar Persebaya asal Jepang.

Manajer Persebaya, Chandra Wahyudi menuturkan bahwa pada dasarnya Persebaya sudah sangat siap menyambut Liga 1 2021/2022, yang kembali terhalang oleh pandemi COVID-19.

"Tahun ini InsyAllah siap juara, tapi yang menjadi kendala adalah ekosistem sepak bola nasional. Dua musim terakhir lebih rapi dan tercermin di kompetisi, sudah disiapkan di tahun 2020, termasuk support manajemen soal pendanaan. Tapi harus restart karena pandemi. Setidaknya tidak terlempar ke posisi lima besar," terangnya menjawab pertanyaan Dahlan Iskan.

Sisi Tim Pelatih

Pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso. (Bola.com/Aditya Wany)
Pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso. (Bola.com/Aditya Wany)

Sementara pelatih Persebaya, Aji Santoso ikut membeberkan kondisi timnya yang begitu siap menyambut Liga 1. Diantaranya dengan komposisi skuad yang lengkap dan rangkaian uji coba.

Persebaya maupun seluruh tim peserta Liga 1 seharusnya sudah melakoni pekan pertama, namun harus ditunda setidaknya hingga bulan Agustus mendatang. Ia cukup kecewa karena performa dan kesiapan pemain sudah ada di level yang diinginkan.

Termasuk empat legiun asing Persebaya yang sudah bergabung, Alie Sesay, Taisei Marukawa, Jose Wilkinson, dan Bruno Moreira. Meski keempatnya harus lebih maksimal dalam beradaptasi dengan permainan timnya.

"Kompetisi ditunda lagi karena situasinya agak sulit, saya sampaikan bahwa manajemen dan semua elemen di Persebaya memahami. Latihan sudah kami susun termasuk uji coba setelah lawan Persela. Akhirnya delay lagi, peak performance sebenarnya sudah ada," kata Aji Santoso.

"Tentunya pemain di skuad Persebaya ini adalah pilihan kami. Presiden klub menyampaikan Persebaya punya target juara sebelum kompetisi dihantam COVID-19, ada sedikit perubahan paling tidak di masuk di posisi 4 atau 5 besar. Tapi saya pribadi punya target lebih dari itu, karena saya suka tantangan," papar Aji.

"Seperti saat musim 2019 yang melakoni sembilan laga tersisa, dengan posisi Persebaya ada di peringkat 12. Saya ambil keputusan dan akhirnya menduduki runner-up. Semua karena seluruh elemen di tim ini yang mau bangkit dan bekerja keras," jelasnya.

Respons Pemain

Gelandang anyar Persebaya asal Jepang, Taisei Marukawa. (dok. Persebaya)
Gelandang anyar Persebaya asal Jepang, Taisei Marukawa. (dok. Persebaya)

Dua penggawa Persebaya, bek Rizki Ridho dan gelandang Taisei Marukawa ikut menjawab pertanyaan yang dilontarkan Dahlan Iskan. Terutama menyangkut antusiasme mereka berseragam Green Force (julukan lain Persebaya).

Rizki Ridho adalah wonderkid Persebaya yang mulai naik daun, bahkan menembua level Timnas Indonesia senior di usia muda. Ia bercerita kepada Dahlan Iskan tentang perjalanan kariernya hingga menembus Persebaya.

Ia pertama belajar sepak bola dari kelas 3 SD, bermain di jalanan sama teman-temannya. Lantas meminta orang tuanya agar masuk di Sekolah Sepak Bola (SSB), hingga terus menanjak sampai di tim Persebaya U-19 asuhan Bejo Sugiantoro.

"Suporter Persebaya, luar biasa senang didukung penuh dan grogi. Menyemangati diri sendiri, suporter banyak dan dukungannya penuh. Di Piala Menpora kemarin kami mendapat banyak pelajaran bahwa pentingnya konsentrasi," tutur Rizki Ridho.

Sedangkan Taisei Marukawa memberikan kesannya untuk pertama kali datang dan bermain di Indonesia. Ia ingin membuktikan diri Persebaya tidak salah mendatangkannya jauh-jauh dari Jepang.

"Sebelumnya saya belum tahu kiprah tim ini, tapi yang saya tahu dari agen, Persebaya adalah tim besar dan sejarah panjang di Indonesia. Kemudian karena suporter yang membuat saya tertarik," tandas Taisei Marukawa.

Video

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel