Saat Putri Candrawathi Bantah jadi Penembak Ketiga Brigadir J

Merdeka.com - Merdeka.com - Istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi mengaku terkejut disebut-sebut ikut menembak Brigadir J. Ia dikatakan sebagai penembak ketiga, setelah Bharada Eliezer dan Ferdy Sambo.

Hal itu ia ungkapkan dalam bantahannya di persidangan pembunuhan Brigadir J dengan agenda pemeriksaan saksi.

"Untuk bapak kamaruddin, mohon maaf pak saya terkejut ketika bapak menyampaikan kalau sy adalah penembak ketiga," kata Putri di PN Jakarta Selatan, Selasa (1/11).

Ia kukuh berada di dalam kamar saat Brigadir J dieksekusi.

"Karena saat itu saya di kamar sedang beristirahat. Terima kasih," sambungnya.

Tudingan itu dilontarkan Kamaruddin Simanjuntak, pengacara keluarga Brigadir J. Pada persidangan sebelumnya, Kamaruddin meyakini Putri Candrawathi, istri Ferdy Sambo ikut menembak Brigadir J.

"Awalnya dibilang yang menembak saudara Richard Eliezer, tetapi kemudian kami temukan fakta baru bahwa yang menembak adalah Ferdy Sambo dan Richard Eliezer atau Bharada E bersama Putri Candrawathi," bebernya.

Menurut hasil investigasi itulah, Kamaruddin klaim mendapatkan fakta bawha senjata yang digunakan Putri Candrawathi diduga buatan Jerman. [rhm]