Saat Sekjen PDIP Terpesona pada Tarian Paresean Budaya Suku Sasak

Merdeka.com - Merdeka.com - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto melakukan kunjungan ke Desa Sade, Kabupaten Lombok Tengah, NTB, Jumat (16/9). Hasto menyaksikan kehidupan dan gotong royong warga yang terus mempertahankan adat suku Sasak.

Hasto turut ditemani Sekretaris Umum DPP Bamusi sekaligus anggota Komisi VII DPR RI Nasyirul Falah Amru atau Gus Falah dan Ketua DPD PDIP NTB Rachmat Hidayat. Ketika tiba di desa itu rombongan disambut oleh Kepala Desa Sade.

Hasto dikalungi kain tenun di lehernya. Doktor Ilmu Pertahanan itu kemudian disambut dengan alunan musik lokal di pintu gerbang.

Kemudian Hasto dan rombongan duduk sejenak di balai desa, sambil menyaksikan pertunjukan budaya dan adat Desa Sade.

Hasto menyaksikan Tari Paresean di Desa Sade. Dua pria tampak memegang tongkat dan tameng, lalu saling memukul ke daerah tameng. Hasto dan rombongan tampak terhibur dengan pertunjukan itu.

Selanjutnya, Hasto berkeliling di Desa Sade dimana rumah-rumah tersebut menggunakan bahan alami. Atap rumah menggunakan anyaman rumput alang-alang.

"Di sini dari dulu sampai sekarang cuma ada 150 rumah dan 150 KK," kata kepala desa memberikan informasi kepada Hasto.

Kemudian Hasto diajak masuk ke dalam rumah tradisional Desa Sasak. Ia melihat bangunan rumah dan ornamen di dalamnya. Di bagian depan rumah, Hasto langsung melihat tempat tidur.

"Ini masuk langsung tempat tidur?" kata Hasto.

"Iya, benar. Di sini biasanya orang tua tidur. Di belakang itu baru dapur," kata kepala desa.

Kepala desa juga menyampaikan untuk membersihkan rumah, mereka menggunakan kotoran kerbau.

Setelah melihat bagian depan dan belakang rumah, Hasto lalu kembali ke luar. Di luar, Hasto dipakaikan pakaian adat Desa Sasak.

"Ini kain Serat Penenang," kata seorang ibu memberikan pakaian adat kepada Hasto.

Hasto juga dipakaikan udeng dan diberikan keris. Kain merah tampak menutup pinggangnya.

Sejumlah kepala desa di Lombok Tengah pun meminta berswafoto bersama Hasto.

Pada kesempatan itu, Doktor Ilmu Pertahanan itu turut membeli sejumlah kain tenun buatan masyarakat Desa Sade. [ray]