Saat Stadion Kanjuruhan Gelar Pertandingan Piala Menpora, Banyak Ruko Mendadak Tutup

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Malang - Stadion Kanjuruhan di Kabupaten Malang tidak hanya ditunjuk menjadi tuan rumah fase grup Piala Menpora 2021. Kini stadion yang kerap menjadi markas Arema FC itu juga menggelar dua laga perempat final turnamen pramusim itu.

Pada Jumat (9/4/2021), laga perempat final Piala Menpora 2021 antara PSIS Semarang kontra PSM Makassar digelar. Laga antara Persija Jakarta kontra Barito Putera, Sabtu (10/4/2021), pun digelar di stadion ini.

Berkaca dari laga-laga yang sudah digelar saat Grup B Piala Menpora 2021 digelar, panpel setempat sudah terbiasa dengan penerapan protokol kesehatan yang menjadi syarat utama digelarnya pertandingan dalam turnamen pramusim di tengah pandemi COVID-19 ini.

Namun, di Stadion Kanjuruhan ini terasa ada yang kurang, terutama ketika sepak bola kembali bergulir di tengah pandemi. Area ruko Stadion Kanjuruhan yang biasanya beraktivitas normal, kini sepi. Mayoritas ruko tutup, terutama yang menjual merchandise.

Sementara itu, yang menjual makanan masih ada yang buka walau segelintir. Ruko itu buka untuk melayani pihak keamanan dan panpel yang akan bertugas di area stadion.

Setelah ditelusuri, tutupnya ruko tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan protokol kesehatan yang diterapkan oleh panpel. Tujuannya mengurangi potensi pengunjung yang datang ke area stadion.

"Ini merupakan prosedur Piala Menpora 2021. Ada batasan personel yang ada di sekitar Stadion Kanjuruhan," ujar ketua panpel lokal Piala Menpora di Malang, Abdul Haris.

Hanya Tutup Saat Pertandingan Digelar

Masker non-medis tidak boleh dipakai di area Stadion Kanjuruhan, Malang, selama gelaran Piala Menpora 2021. (Bola.com/Iwan Setiawan)
Masker non-medis tidak boleh dipakai di area Stadion Kanjuruhan, Malang, selama gelaran Piala Menpora 2021. (Bola.com/Iwan Setiawan)

Namun, ketika tidak ada pertandingan, ruko tersebut beroperasi seperti biasa. "Kalau tidak ada pertandingan, ya buka semua seperti biasa," ujar Awang Karta, seorang pedagang di kompleks ruko Stadion Kanjuruhan.

Biasanya, Stadion Kanjuruhan sudah lumayan ramai belakangan ini. Meski masih dalam masa pandemi virus corona, tapi mereka hanya mendapatkan batasan soal jam beroperasi. Selain pedagang di ruko, ada juga lapak yang menyewakan mainan untuk anak-anak.

Pemandangan seperti itu tidak terlihat ketika pertandingan Piala Menpora digelar. Sebenarnya, dilema tengah dirasakan pedagang di kompleks ruko Stadion Kanjuruhan.

Saat mereka tutup, tidak ada pemasukan yang didapatkan. Tapi, jika buka, tidak ada penonton yang datang. Kepolisian juga melakukan sterilisasi area stadion sebagai bentuk penerapan protokol kesehatan.

Video