Sadar Saat Santap Makanan Idul Fitri agar Badan Tak Lebaran

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Ahli Gizi Mayapada Hospital Kuningan, Christina Andhika Setyani SGz RD mengingatkan untuk lebih sadar saat menyantap makanan khas Lebaran. Jika kalap, bisa-bisa lingkar perut dan pinggang jadi taruhannya.

Beragam makanan yang tersaji di saat Idul Fitri tidak jarang mampu meruntuhkan benteng pertahanan untuk makan yang terkontrol seperti di bulan Ramadan.

Christina, menjelaskan, hidangan khas lebaran kayak ketupat, sayur kuah santan, rendang, opor, dan sambal goreng hati merupakan kudapan yang rendah serat tapi tinggi lemak dan karbohidrat.

Perpaduan ketiganya, ditambah kurangnya aktivitas fisik dan lebih banyak rebahan, berisiko meningkatkan berat badan yang mungkin selama Ramadan sangat terjaga.

"Juga meningkatkan risiko penyakit seperti jantung dibates, apalagi jika tidak disertai dengan olahraga dan aktivitas fisik yang cukup, dan jika dikonsumsi dalam waktu yang lama," katanya saat dihubungi Health Liputan6.com.

Christina, mengingatkan, sekalipun saat ini dianjurkan untuk di rumah saja, tidak berarti rebahan terus-terusan sepanjang waktu atau duduk sepanjang hari karena kerja dari rumah alias work from home atau WFH.

"Bergerak setiap beberapa menit sekali, olahraga di pagi hari, bisa membantu membuat tubuh bugar dan menjaga berat badan selama di rumah saja," ujarnya.

Simak Video Berikut Ini