Sadis, Anak Tega Bunuh Ayah dan Kakak Kandung Gegara Tak Dikasih Uang

·Bacaan 1 menit

VIVA – Seorang pemuda berinsial MAK (20) dengan sadis membunuh ayah dan kakak kandung di rumah mereka di Kelurahan Sei Agul, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan, Sumatera Utara, Sabtu malam, 28 Agustus 2021.

Kedua korban tewas itu, ayah pelaku Sugeng (50) dan kakaknya Riski Sarbaini (21). Polisi dari Polsek Medan Barat mendapat informasi langsung turun ke lokasi kejadian dan menangkap pelaku.

Peristiwa itu, dibenarkan oleh Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Medan Barat, AKP Prasetyo kepada wartawan di Kota Medan, Sabtu malam, 28 Agustus 2021. Ia mengatakan masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku.

"Iya benar dan sudah kita aman untuk dilakukan pemeriksaan," kata Prasetyo.

Berdasarkan informasi diperoleh, bahwa MAK tega membunuh ayahnya dipicu tidak diberi uang. Hal itu, membuat pelaku marah dan mengamuk kepada korban.

Baca juga: Polisi Dalami Niat Olivia Jensen Bikin Konten Lecehkan Merah Putih

Lalu tersangka, menikam sang ayah dengan pisau. Saat kejadian kakak korban mencoba melerai pertengkaran. Namun, Riski juga menjadi sasaran tersangka.

Dalam peristiwa itu, Riski pun terkapar bersimbah darah menerima tusukan pisau. Sedangkan, ibu korban keluarga rumah dan meminta tolong kepada warga sekitar.

Atas kejadian itu, warga melapor ke Polsek Medan Barat. Untuk jasad kedua korban dievakuasi polisi ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan auotopsi. Selain itu, polisi juga melakukan olah TKP dan pengumpulan barang bukti di lokasi peristiwa tersebut.

Prasetyo enggan membeberkan secara detail motif pembunuhan tersebut. Dengan alasan pihaknya masih melakukan penyidikan dan pendalaman kasus dengan melakukan pemeriksaan saksi-saksi.

“Kronologi masih diperiksa para saksi. Soalnya korban sudah meninggal jadi kita ambil dari saksi dan tersangka, sabar ya,’’ jelas Prasetyo.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel