Sadis, Anggota Moge Tendangi Kepala Intel TNI AD Secara Brutal

Bayu Adi Wicaksono
·Bacaan 2 menit

VIVA – Sungguh terlalu, anggota komunitas pencinta Motor Gede (Moge) Harley Davidson Siliwangi Bandung Chapter Indonesia secara brutal menghajar dua anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat.

Fakta kebrutalan club motor ini terungkap dalam video amatir yang merekam detik-detik penyerangan terhadap dua anggota intelijen Komando Distrik Militer 0304/Agam, Sumatera Barat.

Dalam rekaman itu dilansir VIVA Militer Minggu 1 November 2020, terlihat sejumlah anggota moge HOC menyerang kedua intel TNI AD itu, mereka turun dari motor-motor mewah mereka dan langsung menerjang kedua korban. Hingga salah satu dari kedua korban terjatuh.

Meski prajurit TNI berpakaian bebas telah jatuh, anggota moge itu terus menghajar. Bahkan, salah satu anggota komunitas moge itu menendangi kepala prajurit TNI secara membabi buta. Tak cuma sekali tendangannya mendarat tepat di kepala prajurit TNI itu.

Tak cuma menghajar, anggota moge itu terus mengamuk dan mencaci maki kedua prajurit TNI tersebut. Padahal dalam rekaman itu kedua prajurit TNI yang diketahui bernama Serda Mastari dan Serda Yusuf telah menyebutkan identitas mereka sebagai prajurit TNI.

Untuk diketahui, aksi brutal ini bermula ketika kedua prajurit TNI tersebut sedang melintas di Jalan Dr.Hamka, Bukittinggi. Saat itu mereka sedang menuju Markas Kodim Agam.

Di tengah perjalanan Serda Mastari dan Serda Yusuf mendengar suara sirine mobil Patwal Polres Bukittinggi yang mengawal rombongan Harley Davidson, yang sedang touring dengan mengangkat tema Long Way Up Sumatera Island.

Mendengar suara sirine Patwal, kemudian Serda Mastari dan Serda Yusuf meminggirkan sepeda motornya dengan tujuan mempersilahkan rombongan melintasi jalan raya. Setelah semua arak-arakan moge Harley Davidson melintas, dua Anggota TNI AD itu pun kembali melanjutkan perjalanannya seperti biasa.

Namun nahas sejumlah moge yang terpisah dari rombongan kembali datang dari arah belakang sepeda motor Serda Mastari dan Serda Yusuf. Moge itu pun tiba-tiba menyalip dan menggeberkan gasnya ke arah sepeda motor dua Anggota TNI itu, hingga mereka oleng dan hampir jatuh dari kendaraan yang ditumpanginya.

Mendapatkan perilaku arogan dari para pengguna Moge, kemudian Serda Mastari dan Serda Yusuf mengejar pelaku dan menegur para riders yang menunjukkan arogansinya di jalan raya itu.

Namun, setelah berhasil menghentikan rombongan Harley Davidson, justru Serda Mastari dan Serda Yusuf dikeroyok oleh para komunitas moge tersebut.

Lihat di video berikut:

Baca: Danpuspomad Angkat Bicara Soal Pengeroyokan 2 Intel TNI di Bukittinggi