Sadis, Fakta Memalukan Liverpool Usai Dihancurkan Leicester City

Robbi Yanto
·Bacaan 2 menit

VIVALiverpool tak berdaya kala bertandang ke markas Leicester City melakoni laga lanjutan Premier League. Bermain di King Power Stadium, Sabtu 13 Februari 2021, The Reds dihancurkan Leicester 1-3.

Liverpool sejatinya sempat unggul lebih dulu setelah Mohamed Salah mencetak gol pada menit ke-67. Namun, tim tuan rumah melakukan comeback yang mengerikan dan berhasil membombardir gawang Liverpool.

Leicester menyamakan kedudukan pada menit ke-78 lewat gol James Maddison. Dan hanya berjarak tiga menit, The Foxes sukses membalikkan lewat aksi Jamie Vardy.

Bukannya mendapat gol penyeimbang, Liverpool justru makin terpuruk lima menit jelang waktu normal berakhir. Harvey Barnes berhasil memanfaatkan lemahnya pertahanan Liverpool dan menghukumnya dengan gol.

Skor 3-1 untuk kemenangan Leicester jadi akhir dari laga ini. Tambahan tiga poin membuat Leicester naik ke urutan kedua klasemen sementara dengan 46 poin dan mengangkangi Manchester United.

Sementara, The Reds masih tertahan di posisi empat dengan 40 poin dan terancam oleh Chelsea yang hanya tertinggal satu angka.

Kekalahan ini juga menciptakan sejumlah fakta mengenaskan bagi Liverpool. Untuk pertama kalinya mereka mengalami tiga kekalahan beruntun bersama Klopp.

Selain itu juga terdapat sejumlah fakta menarik lainnya. Apa saja? Berikut rangkumannya dilansir Squawka:

1. Liverpool kalah dalam tiga pertandingan berturut-turut di Premier League untuk pertama kalinya sejak November 2014, ketika dipimpin oleh bos Leicester saat ini, Brendan Rodgers.

2. Liverpool setelah 24 pertandingan musim 2020-21 hanya mengumumpulkan 40 poin, atau selisih 30 poin (70) dari musim lalu pada periode yang sama. Ini menjadi perbedaan poin terburuk oleh juara bertahan PL setelah 24 pertandingan dalam sejarah kompetisi.

3. Liverpool kalah dalam dua pertandingan terakhir Premier League dengan skor agregat 7-2: 1-4 vs. Man City, 1-3 vs. Leicester. Bukan pertama kalinya mereka melihat skor itu musim ini (2-7 Vs Aston Villa).

4. Liverpool ketika Thiago Alcantara bermain 60+ menit di Premier League musim ini cuma mencatatkan 22 persen kemenangan dari 9 pertandingan (M2, S2, K5).

5. Liverpool kalah dalam satu pertandingan Liga Premier setelah mencetak gol pertama untuk pertama kalinya sejak April 2017 (1-2 vs. Palace).

6. Manajer Leicester, Brendan Rodgers untuk pertama kalinya mengalahkan tiga manajer top dunia Pep Guardiola, Juergen Klopp, dan Jose Mourinho. Man City 2-5 Leicester, Spurs 0-2 Leicester, Leicester 3-1 Liverpool.