Sadis, Gadis 14 Tahun Diperkosa lalu Dibunuh

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ali Anshori

TRIBUNNEWS.COM, SINTANG - Nasib naas menimpa Bunga, warga Desa Jelundung Kecamatan Serawai Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat.

Gadis 14 tahun tersebut ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan di sekitar gereja tempat tinggalnya.

Bunga diduga tewas dibunuh setelah sebelumnya sempat diperkosa. Pasalnya saat pertama kali ditemukan, didapati bekas luka memar dibagian kepala, leher, tangan dan bibir korban.

"Dari keterangan dokter, diduga korban dipukul dengan tangan dibagian kepalanya, setelah sebelumnya diperkosa, sebab pada bagian dubur dan kemaluan korban sudah rusak, selain itupun pada bagian telinganya ada keluar darah," kata Kasat Reskrim Polres AKP Gani F Siagian yang ditemui sejumlah wartawan, Senin (11/7/2011).

Ia mengatakan, korban pertama kali ditemukan oleh pamannya, Mitarji Jumai yang saat itu sengaja mencarinya, karena sudah larut malam korban belum juga pulang, setelah sekitar pukul 17.00 WIB korban berpamitan untuk menelphon.

"Pada saat pertama kali ditemukan, korban dalam keadaan sudah tidak bernyawa, dengan posisi terlentang dan pakaian terbuka, sekitar pukul 20.00 WIB, Kamis kemarin," jelasnya.

Dikatakan kasat, lokasi tersebut memang sudah biasa dimanfaatkan warga setempat untuk menelphon, karena signal lebih mudah didapat. Sehingga paman korbanpun langsung mencari di lokasi kejadian.

"Untuk saat ini kita masih melakukan penyelidikan, pihak kepolisian sudah melakukan pemeriksaan kepada enam orang saksi, karena pada saat paman korban menemukannya, ada sekitar enam orang di sekitar lokasi dan sedang menelphon juga," tandasnya.

Pada saat peristiwa tersebut terjadi, di desa tersebut memang sedang gawai daruk, sehingga cukup banyak masyarakat yang berkumpul. Korban pada saat itu membantu pamannya yang sedang membuka warung.
"Kejadiannya setelah hari terakhir, atau hari ketiga kegiatan tersebut," tandasnya.

Hingga kini Tribun belum memperoleh keterangan dari pihak keluarga, namun dari informasi yang didapat mereka berharap kepada pihak kepolisian bisa segera mengusut tuntas pelaku yang sudah tega berbuat jahat kepada keponakannya.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.