Sadis, Ketika Mike Tyson Muda Kesetanan Tiduri Wanita Setengah Abad

Robbi Yanto
·Bacaan 2 menit

VIVA – Ketangguhan legenda tinju dunia Mike Tyson di atas ring sulit didebat. 58 pertarungan dengan menang 50 kali dan hanya kalah enam kali, rasanya sudah bisa menggambarkan seberapa ganas Mike Tyson di ring tinju.

Tyson dikenal sebagai petinju pada1985-2005 silam. Ia masih memegang rekor sebagai juara dunia termuda kelas berat, yang direngkuhnya dalam usia 20 tahun, 4 bulan, 22 hari pada bulan November 1986.

Iron Mike sukses mengawinkan titel kelas berat WBA, WBC, dan IBF. Pria kelahiran New York, 30 Juni 1966, itu juga diakui sebagai salah satu petinju paling buas dan punya pukulan terkuat di dunia.

Namun, bukan berarti Tyson tak punya kelemahan. Pria yang saat ini berusia 54 tahun tersebut selalu kalah jika bertarung melawan nafsunya.

Hal tersebut terbukti dan diakui oleh mantan Manajer Tyson, Rory Holloway. Andai bisa menahan godaan seks, dia meyakini Tyson menjadi petinju yang tak terkalahkan sepanjang kariernya.

Tyson di masa aktif menjadi petinju disebut telah meniduri sekitar 1300 wanita. 500 di antaranya merupakan wanita-wanita terkenal dari berbagai kalangan.

Namun, Tyson tidak memiliki standar kriteria wanita yang ingin ditidurinya. Siapapun akan menjadi korban ketika kecanduan seks-nya kumat.

Pada akhir 1990-an, diceritakan Tyson pernah memaksa wanita berusia setengah abad alias 50 tahun untuk melayani nafsunya. Hal tersebut disampaikan Georgia Maye Jones, seorang teman wanita berusia 50 tahun yang menjadi korban Tyson.

Sebagai mana dilansir The Free Library. Jones mengungkapkan, temannya yang berprofesi sebagai kasir swalayan itu dijanjikan bakal dibayar Tyson setelah menuruti kemauannya.

"Dia mengatakan, Saya bercinta dengan Mike Tyson Dia memberi tahu kami bahwa dia orang yang baik, dan dia menyukainya," ucap Jones.

"Dia mengatakan ciumannya sangat bagus dan penuh kasih sayang dan bagaimana dia memiliki suara yang lembut. Hanya saja saat bercinta itu cukup menyakitkan," sambungnya.

Namun kini, Tyson telah berubah. Kebiasaan buruk itu perlahan hilang ketika Tyson berjumpa dengan wanita cantik anak dari Shamsud-din Ali, tokoh Islam terkemuka di Philadelphia yang kini jadi istrinya, Lakiha Spicer.

Lakiha membuat Tyson sadar akan pentingnya kesetiaan dan harga diri wanita. Oleh karena itu, ia berkekad untuk meninggalkan semua kebiasaan buruknya demi membalas ketulusan dari sang istri yang dinikahinya pada 2009.

“Tanpa istri, saya hanyalah binatang buas. Berkat Lakiha, saya lebih mengerti bagaimana cara menghargai dan menghormati wanita. Bagi saya, wanita adalah guru yang mengajari saya banyak hal. Jika tidak, mungkin saya sudah bunuh diri," kata Tyson.