Sadis, Kisah Mike Tyson Siksa Wanita Italia karena Tolak Bercinta

Robbi Yanto
·Bacaan 1 menit

VIVA – Petinju legendaris Mike Tyson pernah tersangkut kasus hukum di Italia karena menyiksa seorang wanita pada 2005 silam. Hal itu tak lama setelah dia mengumumkan pensiun usai dikalahkan Kevin McBride pada 11 Juni 2005.

Wanita itu bernama Florence Botoli yang saat kejadian berusia 33 tahun. Dia menceritakan, Tyson menyerangnya di sebuah klub malam, setelah dia menolak untuk berhubungan seks dengan juara dunia kelas berat termuda itu.

Menurut laporan Novinite, Florence berkata bahwa Tyson menggunakan banyak kokain dan berkata dia ingin berhubungan seks dengannya.

Penolakan Florence membuat mantan jagoan itu marah, dan dia meninju dan melemparkannya ke lantai. Pengawalnya pun ikut campur untuk membuat Tyson tenang.

Saat diinterogasi polisi, Tyson menyangkal tuduhan itu. Polisi menanyai Tyson setelah dia kembali ke yacht Summer Wind usai menghabiskan malam di klub malam di pulau Panarea Italia.

"Dia dengan senang hati menjawab pertanyaan. Dia senang berbicara dengan polisi. Dia orang yang baik, dia bukan pembunuh," kata seorang petugas polisi Italia kepada surat kabar Scotsman.

Namun, ujung kasus ini tak jelas. Chicagotribune mengabarkan bahwa Tyson mencoba berdamai kepada polisi. Sedangkan pengacaranya saat itu sama sekali tak bisa dihubungi.

Ini bukanlah kasus pertama yang dilakukan Tyson karena kecanduan seksnya. Dia pernah masuk penjara setelah didakwa bersalah atas kasus pemerkosaan terhadap miss Black America 1991, Desiree Washington. Tyson mendekam selama tiga tahun pada 1992-1995.

Tapi, Tyson tak jera saat di penjara. Dia malah menghabiskan waktu berhubungan seks dengan hampir setiap wanita yang menjenguknya.

Bahkan, kecanduan seks itu sempat membuat Tyson lemah. Dia tak berhasrat lagi untuk latihan dan menjadi petinju lagi.

Tyson saat ini sedang bersiap untuk melakoni laga comeback. The Iron Mike bakal menghadapi sesama legenda tinju Roy Jones Jr. Pertarungan bersejarah bagi kedua petinju legendaris itu akan dihelat pada 28 November 2020.