Sadis, Pengemudi CBR Dibegal Siang Bolong di Jalanan Medan

·Bacaan 2 menit

VIVA – Aksi perampokan secara sadis, terjadi dialami seorang pengemudi Honda CBR bernama Agustinus Manik (30 tahun). Peristiwa terjadi, di persimpangan Jalan Jalan Kapten Sumarsono/Jalan Gaperta, Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan, Sumatera Utara, Kamis pagi, 27 Mei 2021, sekitar pukul 09.00 WIB.

Ironisnya, begal itu dilakukan seorang pelaku membuat korban mengalami luka tusukan disekujur tubuh akibat senjata tajam pelaku. Peristiwa itu, terjadi saat lalu lintas padat dan sepeda motor Agustinus berhasil dibawa kabur.

Aksi perampokan sadis di pagi hari itu. Terekam CCTV lalu lintas milik Dinas Perhubungan Kota Medan di lokasi kejadian. Videonya, menjadi viral di media sosial seperti di Instagram.

Dengan kejadian tersebut, polisi dari Polsek Helvetia membentuk tim untuk mengejar pelaku dan ciri-ciri pelaku berhasil diketahui berdasarkan hasil rekaman CCTV tersebut.

"Intinya kita bentuk tim untuk mengungkap kejadian ini," ungkap Kapolsek Helvetia, Pardamean Hutaean kepada wartawan di Medan, Kamis 27 Mei 2021.

Pardamean juga bersama anggota juga menjenguk korban yang sedang dirawat di rumah sakit. Tidak jauh dari lokasi kejadian. Ia memerintahkan kepada anggota untuk melakukan tindakan tegas terukur terhadap pelaku. Karena, melakukan aksi perampokan dengan sadis.

"Kita masih menggali informasi dari korban juga," uca Perwira melati satu itu.

Berdasarkan informasi diperoleh, Agustinus saat kejadian dialaminya. Usai mengantar istrinya ke tempat kerjanya di kawasan Gagak Hitam/Ringroad, Kota Medan, Sumatera Utara.

Dengan mengendarai Honda CBR dengan nomor plat polisi BK 6983 AJF. Korban berhenti di lokasi karena posisi lampu merah. Selanjutnya, dalam video rekaman CCTV datang seorang pria atau pelaku dengan membawa senjata tajam langsung menikam korban secara membabi buta.

Dalam rekaman CCTV, miris melihat pengguna jalan berada di lokasi tidak ada yang empati untuk menolong. Meski korban meminta tolong sambil berlarian. Dengan mudah, pelaku membawa sepeda motor korban.

"Sedang kita lakukan pengembangan dan meminta keterangan dari beberapa orang saksi-saksi yang berada di TKP dan ciri-ciri pelaku sudah kita dapatkan dari hasil rekaman CCTV, " jelas Pardamean.

Selain dibawa kabur pelaku, korban mengalami luka sabetan senjata tajam pelaku di bagian perut, leher, lengan dan badan yang lainnya. Ia pun, dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mengobati luka dideritanya.

"Saya sudah perintahkan kepada jajarannya untuk tidak segan-segan untuk segera menindak tegas dan terukur terhadap pelaku," ungkap Perdamean.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel