Sadis, Reaksi Capres Barcelona Usai Bartomeu Ditangkap Polisi

Robbi Yanto
·Bacaan 1 menit

VIVA – Kabar memalukan menghantam Barcelona. Mantan Presiden mereka Josep Maria Bartomeu ditangkap bersama dengan CEO Klub Oscar Grau, penasihat Bartomeu Jaume Masferrer, dan kepala bidang legal Roman Gomez Ponti.

Penangkapan tersebut terkait skandal Barcagate yang sempat mengguncang publik pada Februari tahun lalu. Pihak Bartomeu diduga mengontrak konsultan media, I3 Ventures, sejak 2017.

I3 Ventures diduga ditugasi Bartomeu yang saat itu memimpin Barcelona untuk menyerang pihak-pihak yang tak sejalan dengannya. Termasuk pemain-pemain senior Barca seperti Lionel Messi, Gerard Pique dan mantan pelatih Pep Guardiola.

Penangkapan Bartemeu dan para pejabat Barca terjadi seminggu jelang pemilihan Presiden baru. Salah satu calon presiden Barcelona, Joan Laporta memberikan tanggapan terkait kasus ini.

Dia menyebut skandal ini sangat memalukan dan merusak reputasi Blaugrana. "Ini bukan kabar baik atau menyenangkan bagi Barca karena orang ini pernah menjadi presiden FC Barcelona," kata Laporta dikutip dari Barca Baulgranes.

“Ini adalah berita yang tidak menyenangkan dan mengejutkan bagi siapa pun. Kami sangat menyesalkan kejadian yang sangat merusak citra dan reputasi klub ini," sambungnya.

Lebih lanjut, pria yang juga pernah menjabat sebagai Presiden Barcelona pada periode 2003-2010 tersebut menegaskan menghormati segala proses penyelidikan yang berjalan untuk kasus ini.

"Karena peristiwa ini di kantor klub dan penangkapan mantan presiden Barca serta petinggi klub, atas nama kampanye 'Estimem el Barça', kami ingin menghormati tindakan peradilan dan polisi, serta tetap menjunjung asas praduga tak bersalah," ucapnya.