Sadis, Ucapan Novak Djokovic Usai Juara Australia Open

Robbi Yanto
·Bacaan 1 menit

VIVANovak Djokovic tampil dominan di Melbourne Park, Minggu 21 Februari 2021, saat ia mengalahkan Daniil Medvedev 7-5, 6-2, 6-2 untuk merebut gelar Australia Open kesembilan.

Petenis nomor satu dunia itu menunjukkan keganasannya. Kemenangan ini membuatnya menjadi orang kedua dalam sejarah tenis dunia yang bisa memenangi setidaknya sembilan gelar pada sebuah Grand Slam di Era Terbuka. Djokovic berada di bawah Rafael Nadal.

Djokovic juga menutup selisih dengan Nadal dan Roger Federer yang memuncaki peringkat gelar Grand Slam terbanyak.

Trofi Australian Open 2021 merupakan gelar Grand Slam ke-18 bagi Djokovic. Kini, dia hanya berjarak dua gelar dari Nadal dan Federer.

Usai pertandingan, Djokovic menyebut hasil ini adalah bukti bahwa masa keemasan Big Three (Roger Federer , Rafael Nadal, dan Novak Djokovic) belum berakhir.

Dia menegaskan, petenis-petenis lainnya masih harus bekerja keras untuk melengserkan mereka dari perebutan juara.

"Semua orang berbicara tentang generasi baru yang datang dan menggusur kami, tetapi secara realistis itu masih belum terjadi, ”kata Djokovic kepada Eurosport.

“Kami bisa membicarakannya sepanjang hari, tapi dengan semua rasa hormat saya kepada pemain lain, mereka masih memiliki banyak pekerjaan yang harus dilakukan. Saya tidak akan berdiri di sini dan menyerahkannya kepada mereka. Aku akan membuat mereka bekerja keras untuk itu," tegasnya.

Lebih lanjut, Djokovic mengakui kemenangan atas Medvedev diraihnya dengan susah payah. Dia menyebut petenis asal Rusia itu adalah salah satu lawan tersulit yang pernah ia hadapi.

"Di lapangan, Daniil adalah salah satu pemain terberat yang pernah saya hadapi dalam hidup saya. Sekarang hanya masalah waktu sebelum dia memegang trofi Grand Slam," ucapnya.