Sah! Inggris Didenda UEFA Akibat Serangan Laser Kasper Schmeichel

·Bacaan 1 menit

VIVA – Federasi sepakbola Inggris, FA didenda oleh UEFA 30.000 euro atau setara Rp516 juta karena serangan laser terhadap kiper Timnas Denmark, Kasper Schmeichel.

Momen itu terjadi kala Timnas Inggris mengalahkan Denmark pada partai semifinal EURO 2020 di Stadion Wembley, Kamis dini hari WIB, 8 Juli 2021.

Kasper Schmeichel mendapat serangan sinar laser di wajahnya sebelum dia menyelamatkan penalti Harry Kane di perpanjangan waktu, meskipun Kane akhirnya mencetak gol melalui rebound untuk memberi Inggris kemenangan 2-1.

FA juga diberi sanksi karena gangguan suporter selama lagu kebangsaan Denmark. Fans tuan rumah mencemooh lagu kebangsaan Denmark dan menyalakan kembang api di dalam Wembley.

Sebelumnya, beredar foto-foto di media Inggris menunjukkan laser diarahkan ke wajah Schmeichel.

Kiper Leicester City itu mengaku tak merasakan saat sebelum penalti. Namun, dia tahu mendapatkan serangan itu selama babak kedua.

“Saya tidak menyadarinya selama tendangan penalti karena itu berada di belakang saya di sisi kanan saya,” kata Schmeichel, dilansir The 42.

“Tapi saya menyadarinya di babak kedua. Saya memberi tahu wasit dan saya pikir dia keluar dan memberi tahu salah satu hakim garis lainnya," sambungnya.

Schmeichel menjadi korban kesekian yang mendapatkan serangan sinar laser. Aksi ini memang kerap terjadi di sepakbola Eropa.

Sebelumnya hal serupa pernah terjadi pada 2015 silam. FA pernah melakukan penyelidikan terkait serangan laser dengan korban Wayne Rooney.

Di sisi lain, Inggris bangkit dari ketinggalan setelah tendangan bebas Mikkel Damsgaard memberi Denmark keunggulan [ada menit ke-30.

Gol bunuh diri Simon Kjaer menyamakan kedudukan untuk tim Gareth Southgate sembilan menit kemudian. Kane kemudian mencetak gol penentu pada menit ke-104.

Gol itu menciptakan sejarah bagi sepakbola Inggris yakni mencapai final turnamen besar pertama sejak 55 tahun lalu.

Di paratai final, Inggris akan menghadapi Italia yang sebelumnya megalahkan Spanyol lewat babak adu penalti.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel