Sah, Joe Biden Resmi Jadi Presiden ke-46 Amerika Serikat

Hardani Triyoga, Dinia Adrianjara
·Bacaan 2 menit

VIVA – Joseph Robinette Biden Jr. atau Joe Biden telah resmi dilantik sebagai Presiden ke-46 Amerika Serikat. Bersama Wakil Presiden Kamala Harris, keduanya akan memimpin Negeri Paman Sam dalam masa jabatan empat tahun ke depan.

"Saya bersumpah dengan sungguh-sungguh bahwa saya akan dengan setia menjalankan tugas sebagai Presiden Amerika Serikat, dan akan dengan kemampuan terbaik saya melestarikan, melindungi dan mempertahankan Konstitusi Amerika Serikat," kata Biden saat menyampaikan sumpah jabatan dikutip dari video laman The Guardian .

Di hari pertama sebagai presiden, Biden direncanakan menandatangani 17 perintah eksekutif untuk membalikkan beberapa kebijakan yang diambil di masa pemerintahan Donald Trump.

Sebagai langkah pertama, Biden akan mengakhiri larangan masuk bagi warga dari beberapa negara mayoritas Muslim yang selama ini dilakukan oleh pemerintahan Donald Trump. Biden juga akan menghentikan pembangunan tembok perbatasan AS-Meksiko yang dibuat Trump untuk membendung masuknya imigran ilegal.

Biden akan menetapkan mandat penggunaan masker di seluruh properti federal, untuk membendung penyebaran COVID-19, memulihkan perlindungan cagar alam berharga yang dihilangkan Trump dan mengupayakan pembekuan penggusuran dan perlindungan bagi jutaan orang yang terdampak pandemi.

Setelah resmi menjadi Presiden dan Wakil Presiden, Biden dan Harris beserta pasangan mereka akan berpartisipasi dalam Pass in Review di East Front of the Capitol dengan anggota militer.

"Pass in Reviews adalah tradisi militer lama yang mencerminkan pengalihan kekuasaan secara damai kepada Panglima Tertinggi yang baru," kata komite pengukuhan acara tersebut, seperti dilansir USA Today.

Selanjutnya, mereka akan menuju ke Pemakaman Nasional Arlington untuk meletakkan karangan bunga di The Tom of the Unknown Soldier. Mantan Presiden Barack Obama, George W. Bush dan Bill Clinton, serta mantan ibu negara Michelle Obama, Laura Bush dan Hillary Rodham Clinton, juga akan menghadiri upacara di Arlington.

Biden kemudian akan menerima pengawalan presiden dari 15th Street ke Gedung Putih. Pengawalan itu mencakup perwakilan dari setiap cabang militer termasuk US Army Band, Joint Service Honor Guard, dan Fife and Drum Crops dari US Infantry.

Parada virtual juga akan digelar, yang akan disiarkan di televisi dan menampilkan pertunjukan di komunitas-komunitas di seluruh negeri. Parade tersebut akan merayakan pahlawan Amerika, menyoroti seluruh lapisan masyarakat di berbagai negara bagian dan wilayah.

Lahir pada November 1942, Biden merupakan presiden AS dengan usia tertua. Biden memenangkan pemilu setelah berhasil mendapatkan suara mayoritas di Electoral College, dengan total 306 suara elektoral.