Sah, Telkomsel Guyur Rp2,1 Triliun ke Gojek

Lazuardhi Utama, Novina Putri Bestari
·Bacaan 2 menit

VIVA – Teka-teki investasi Telkomsel ke Gojek akhirnya terjawab. Operator seluler itu mengucurkan dana sebesar US$150 juta atau sekitar Rp2,1 triliun ke perusahaan ride-hailing pesaing Grab tersebut.

Direktur Utama Telkomsel Setyanto Hantoro mengatakan jika kolaborasi dua perusahaan diawali dengan persamaan visi. Yakni, mempertegas pemain lokal sebagai tuan rumah di negeri sendiri.

Baca: Telkomsel Lakukan Ini Dekat Bekas Provinsi Indonesia

"Kami sangat bangga berkesempatan untuk berkolaborasi dengan platform kebanggaan anak bangsa yang terus memberikan dampak positif bagi jutaan rakyat Indonesia, pada setiap aspek kehidupan sehari-hari," kata Setyanto, dalam keterangan resmi yang diterima VIVA Tekno, Selasa, 17 November 2020.

Sementara itu Co-CEO Gojek Group, Andre Soelistyo, mengungkapkan kerja samanya dengan Telkomsel akan menjangkau ratusan juta masyarakat. Termasuk di dalamnya ekosistem Gojek yakni konsumen, mitra driver serta UMKM dalam ikut menikmati manfaat dari ekonomi digital.

Ia juga melanjutkan jika ekonomi digital tanah air didorong oleh perkembangan perangkat seluler. Jadi apabila salah satu pemain industri teknologi dan telekomunikasi melakukan kolaborasi memanfaatkan sumber ada yang ada, Andre mengatakan ekonomi digital akan bisa terakselerasi ke tahapan yang lebih tinggi.

"Gojek selalu terinspirasi oleh para pemimpin industri teknologi kebanggaan Indonesia seperti Telkomsel. Investasi yang dilakukan Telkomsel menunjukkan adanya kepercayaan mendalam pada model bisnis platform Gojek, jangkauan luas ekosistem kami serta dampak positif yang dihasilkan bagi masyarakat dan ekonomi Indonesia. Hal ini juga menempatkan kami pada posisi keuangan yang lebih kuat untuk mendorong pertumbuhan ke depan," ungkapnya.

Direktur Utama Telkom Indonesia, Ririek Adriansyah menyatakan sebagai induk usaha Telkomsel, pihaknya menyambut baik dan mendukung kolaborasi keduanya.

Menurutnya kerja sama tersebut bisa memberikan nilai tambah bagi anak usahanya itu terutama untuk mengembangkan bisnis layanan digitalnya. Selain itu, menurut Ririek, kerja sama keduanya juga sesuai dengan visi misi Telkom Group.

"Kolaborasi ini juga sejalan dengan visi dan misi TelkomGroup untuk mengorkestrasi strategi penguatan synergy value yang sudah berjalan antara kedua perusahaan, yang akan berdampak positif serta memperkuat portofolio bisnis TelkomGroup dalam mengakselerasi perekonomian digital di Indonesia," kata dia.