Saham Amazon Anjlok, Ini Motivasi Jeff Bezos untuk Karyawan

Liputan6.com, Jakarta - Setelah pendapatan Amazon turun, Jeff Bezos mendorong karyawannya untuk mengabaikan pasang surut kinerja saham perusahaannya. Menurutnya, model yang ia jalankan akan membawa kesuksesan jangka panjang, dan pendapatnya tersebut ternyata benar.

Bahkan ketika saham Amazon anjlok, Jeff Bezos selalu mengatakan kepada karyawan dalam semua pertemuan untuk tidak terlalu khawatir.

"Saya menyukai bisnis kami, dan saya menyukai dasar-dasar bisnis kami. Tetapi saya juga tahu bahwa harga saham terputus dari apa yang kami lakukan sehari-hari," jelas Jeff Bezos, seperti mengutip dari CNBC, Minggu (10/11/2019).

Jeff Bezos mengaku ia sering mengutip investor terkenal seperti Benjamin Graham, yang merupakan mentor Warren Buffet, ketika mengingatkan karyawan dan pemegang saham tentang tujuan jangka panjang Amazon.

"Kita harus mengingat kutipan hebat dari Benjamin Graham: Dalam jangka pendek, pasar saham adalah mesin pemilihan, dalam jangka panjang, ini adalah mesin penimbang," ucap Jeff Bezos.

Sejak awal karyawan Amazon tidak ingin mengukur kesuksesan dengan harga saham. Pada tahun 2000 sahamya sudah turun 80 persen. Tetapi Jeff Bezos percaya diri bahwa perusahaannya berada dalam posisi yang lebih kuat daripada di masa lalu.

Terlepas dari penurunan saham baru-baru ini, Jeff mengatakan bahwa ia tidak pernah meragukan model bisnis Amazon. Sejauh ia mengetahui konsep bisnis, ia merasa tenang dalam masa pasang surut.

Reporter: Chrismonica

 

Jeff Bezos Kehilangan Sekitar Rp 98 Triliun dalam Semalam

Jeff Bezos, sang CEO Amazon juga sedang berada di dalam gedung saat itu.

CEO Amazon, Jeff Bezos, yang merupakan orang terkaya di dunia baru saja kehilangan kekayaannya hanya dalam satu malam. Tepatnya pada Kamis pekan ini.

Hal ini usai Amazon laporan laba kuartal ketiga di tahun ini telah mengecewakan para investor.

Saham Amazon sempat melonjak sebanyak 9 persen setelah perdagangan yang berlangsung selama berjam-jam. Kemudian malamnya, saham Amazon langsung menurun hingga 6,6 persen atau USD 118 atau Rp 1,6 juta per saham (1 USD = Rp 14.053)

Melansir dari CNBC, Sabtu (26/10/2019) Jeff Bezos sendiri memiliki 57 juta saham Amazon, sehingga kurang lebih kerugian saham miliknya bisa mencapai USD 7 miliar atau Rp 98 triliun.

Jika kerugiannya terus berlangsung dan bertahan lama, diprediksikan bahwa Jeff Bezos akan kehilangan gelarnya sebagai orang terkaya di dunia.

Dikabarkan gelar tersebut akan digantikan oleh co-founder Microsoft, Bill Gates.

Saksikan video di bawah ini: