Saham Aussie dibuka menguat terangkat lonjakan sektor material

Nusarina Yuliastuti
·Bacaan 1 menit

Saham-saham Australia dibuka lebih tinggi pada perdagangan Rabu pagi, sebagian besar didukung oleh kenaikan luas saham-saham para penambang negara itu.

Pada pukul 10.30 waktu setempat, indeks acuan S&P/ASX 200 naik 7,50 poin atau 0,11 persen pada 6.596,00 poin, sedangkan indeks All Ordinaries yang lebih luas menguat 8,20 poin atau 0,12 persen menjadi 6.820,40 poin.

Prospek positif secara keseluruhan mendorong pergerakan pasar luar negeri, namun sebagian besar pasar Aussie mencatat awal perdagangan yang lemah.

Baca juga: Hentikan penurunan tiga hari beruntun, saham Aussie ditutup melonjak

Khususnya bank-bank besar negara itu membukukan kerugian ringan seperti halnya perawatan kesehatan, komunikasi dan utilitas. Sementara sektor terberat energi, menambah kerugian baru-baru ini yang didorong oleh penurunan harga minyak.

Mendorong pasar saham Aussie ke wilayah positif untuk memulai hari adalah saham-saham material dengan kenaikan luas di seluruh sektor, didukung oleh berita vaksin yang positif dan kemungkinan pemulihan ekonomi yang cepat dari pandemi COVID-19.

Di bidang keuangan, bank-bank besar sebagian besar lebih rendah dengan Westpac Bank turun 0,54 persen, National Australia Bank turun 0,39 persen dan Commonwealth Bank turun 0,91 persen, namun ANZ naik 0,09 persen.

Baca juga: Saham Inggris balik menguat, indeks FTSE 100 melonjak 1,89 persen

Saham-saham pertambangan menguat dengan Rio Tinto naik 1,46 persen, BHP naik 1,84 persen, Fortescue Metals naik 0,76 persen dan penambang emas Newcrest naik 0,76 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas bervariasi dengan Oil Search turun 0,55 persen, Santos tidak berubah dan Woodside Petroleum turun 0,77 persen.

Supermarket terbesar di Australia juga bervariasi dengan Coles tidak berubah dan Woolworths naik 0,61 persen.

Sementara raksasa telekomunikasi Telstra jatuh 0,65 persen, maskapai penerbanganl Qantas turun 0,55 persen dan perusahaan biomedis CSL terangkat 0,14 persen.