Saham Australia berakhir lebih tinggi, ditopang data ekonomi China

·Bacaan 2 menit

Saham-saham Australia berakhir lebih tinggi pada Senin, dengan sektor kesehatan dan teknologi memimpin kenaikan karena banyak data ekonomi yang kuat dari China membantu sentimen risiko dan meredakan pukulan dari data inflasi AS yang sangat kuat pekan lalu.

Indeks acuan S&P/ASX 200 di Bursa Efek Australia terangkat 0,36 persen atau 27,10 poin menjadi ditutup pada 7.470,10 poin. Indeks acuan berakhir 0,83 persen lebih tinggi pada perdagangan Jumat (12/11/2021).

Output industri dan penjualan ritel di China, mitra dagang utama Australia, secara mengejutkan tumbuh lebih cepat pada Oktober dan mengalahkan ekspektasi, dengan output industri meningkat 3,5 persen dari kenaikan 3,1 persen pada September, sementara penjualan ritel melonjak 4,9 persen tahun-ke-tahun.

"Rebound dalam produksi industri dan penjualan ritel China pada Oktober menenangkan kekhawatiran bahwa ekonomi kehilangan momentum, bahkan ketika penurunan harga rumah baru menyoroti tekanan di pasar properti," kata Direktur Pelaksana Smoling Stockbroking, Brad Smoling.

"Laporan inflasi AS dari awal pekan lalu telah meningkatkan kekhawatiran bahwa lonjakan harga-hraga saat ini mungkin membutuhkan waktu lebih lama untuk mereda, sehingga pasar sangat senang dengan angka China hari ini."

Baca juga: Saham Australia setop rugi 4 hari, indeks ASX 200 bangkit 0,83 persen

Saham sektor perawatan kesehatan menguat 1,2 persen, dengan kelas berat Resmed Inc menambahkan 5,7 persen mencapai tertinggi dalam lebih dari dua minggu, sementara perusahaan biotek utama CSL Ltd terdongkrak 1,3 persen.

Pengembang obat yang tercatat di Australia, Mesoblast melambung 14,7 persen dan menjadi top gainer di bursa lokal setelah merilis hasil uji coba fase tiga yang positif dari obat strokenya.

Saham sektor teknologi meningkat 1,03 persen, mengambil isyarat dari Wall Street di mana saham-saham pertumbuhan terkemuka di pasar mendorong indeks Komposit Nasdaq lebih tinggi.

Operator pusat data Nextdc Ltd memimpin kenaikan pada sub-indeks, melonjak 4,8 persen, diikuti oleh operator jaringan penyedia konektivitas elastis berbasis perangkat lunak Megaport Ltd yang terangkat 4,3 persen.

Keuangan datar setelah jatuh 0,5 persen pada perdagangan tengah hari karena penurunan suku bunga dan kekhawatiran inflasi menahan kenaikan.

Pemberi pinjaman No. 2 Australia National Australia Bank jatuh 1,5 persen karena sahamnya yang diperdagangkan ex-dividend, sementara pemberi pinjaman terbesar negara itu Commonwealth Bank menyerah sebanyak 0,7 persen.

Sementara itu, indeks acuan S&P/NZX 50 Selandia Baru menguat 0,44 persen atau 56,31 poin menjadi menyelesaikan sesi di 12.964,46 poin.

Baca juga: Saham Australia hentikan penurunan 4 hari beruntun ditopang penambang

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel