Saham Australia berakhir turun tajam dengan kerugian meluas

Kelik Dewanto
·Bacaan 2 menit

Saham-saham Australia berakhir turun tajam pada perdagangan Rabu, dengan kerugian meluas hampir di semua sektor saat para investor mengamati hasil pemilihan putaran kedua untuk kursi Senat di Negara Bagian Georgia, Amerika Serikat.

Pada penutupan pasar, indeks acuan S&P/ASX 200 merosot 74,80 poin atau 1,12 persen menjadi 6.607,10 poin, sedangkan indeks All Ordinaries terpangkas 74,30 poin atau 1,07 persen pada 6.881,40 poin.

Hampir semua sektor ditutup di zona merah, kecuali energi dan utilitas, yang masing-masing naik 1,60 persen dan 0,20 persen.

"Sementara investor memiliki sedikit aliran berita lokal, sentimen pasar sebagian didorong oleh persaingan ketat untuk pemilihan putaran kedua Georgia untuk menentukan dua kursi Senat terakhir dan partai mana yang akan mengendalikan Majelis Tinggi Kongres AS," kata analis pasar CommSec, James Tao, dikutip dari Xinhua.

"Kerugian pasar agak meluas dengan sebagian besar pasar ditutup di wilayah negatif. Salah satu yang menonjol adalah sektor energi."

Baca juga: Saham Australia dibuka merosot, tertekan kekhawatiran meluasnya virus

Produsen-produsen minyak dan gas lokal diuntungkan dari lonjakan harga minyak global hampir lima persen semalam, setelah Arab Saudi memutuskan untuk memangkas produksi sebesar satu juta barel per hari untuk Februari dan Maret.

Di sektor keuangan, bank-bank besar terpuruk dengan Commonwealth Bank turun 0,40 persen, National Australia Bank turun 1,23 persen, Westpac Bank turun 0,77 persen dan ANZ turun 0,83 persen.

Saham-saham pertambangan melemah dengan BHP turun 0,20 persen, Rio Tinto turun 1,73 persen, Fortescue Metals turun 0,56 persen, dan penambang emas Newcrest turun 1,67 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas melonjak dengan Oil Search naik 5,71 persen, Santos naik 2,05 persen dan Woodside Petroleum naik 1,71 persen.

Supermarket terbesar Australia terkoreksi dengan Coles turun 1,45 persen dan Woolworths turun 1,29 persen.

Sementara raksasa telekomunikasi Telstra melemah 0,99 persen, maskapai penerbangan nasional Qantas jatuh 0,62 persen dan perusahaan biomedis CSL anjlok 2,54 persen.

Baca juga: Saham Tokyo ditutup beragam, kemungkinan darurat virus ganggu sentimen
Baca juga: Saham Korsel balik merosot, Indeks KOSPI anjlok 0,75 persen