Saham Australia ditutup jatuh, terseret saham perbankan dan tambang

Risbiani Fardaniah
·Bacaan 1 menit

Pasar saham Australia ditutup jatuh pada perdagangan Selasa, dengan penurunan bank-bank besar dan penambang mengimbangi keuntungan di sektor teknologi.

Pada penutupan pasar, indeks acuan S&P/ASX 200 turun 44,80 poin atau 0,72 persen menjadi 6.184,60 poin, sedangkan Indeks All Ordinaries berkurang 38,80 poin atau 0,60 persen menjadi 6.396,80 poin.

"Kerugian agak meluas di sebagian besar sektor. Raksasa pertambangan BHP Group adalah salah satu penekan utama di pasar ... menyusul rilis pembaruan produksi kuartal September," kata Analis Pasar CommSec, James Tao.

Baca juga: IHSG ditutup merosot, tertekan aksi ambil untung

"Di tempat lain, keuangan mereda dengan bank-bank besar merugi. Empat bank besar turun sekitar satu persen."

Teknologi informasi adalah satu-satunya yang meningkat di pasar lokal, dengan Afterpay melonjak setelah mencapai kesepakatan tentang rekening bank dengan Westpac.

Di bidang keuangan, bank-bank besar terpuruk dengan Commonwealth Bank turun 1,24 persen, National Australia Bank turun 1,08 persen, Westpac Bank turun 1,44 persen dan ANZ turun 0,97 persen.

Saham-saham pertambangan beragam dengan BHP turun 1,64 persen, Rio Tinto turun 1,50 persen, Fortescue Metals naik 0,60 persen dan penambang emas Newcrest naik 0,57 persen.

Baca juga: OJK: Kepercayaan publik terhadap pasar modal masih terus meningkat

Produsen-produsen minyak dan gas melemah dengan Oil Search turun 0,35 persen, Santos turun 1,55 persen dan Woodside Petroleum turun 1,46 persen.

Supermarket terbesar di Australia bervariasi dengan Coles tidak berubah, dan Woolworths turun 0,66 persen.

Sementara saham raksasa telekomunikasi Telstra merosot 1,75 persen, maskapai penerbangan nasional Qantas meningkat 0,93 persen dan perusahaan biomedis CSL merosot 1,02 persen.

Baca juga: Saham Australia dibuka datar meskipun ada lonjakan sektor teknologi