Saham Australia ditutup lebih tinggi ditopang lonjakan sektor material

Kelik Dewanto
·Bacaan 2 menit

Saham-saham Australia ditutup lebih tinggi pada perdagangan Jumat, terangkat lonjakan sektor material saat investor tetap optimis tentang kemungkinan kemacetan kebijakan di Amerika Serikat dan harga logam yang lebih kuat.

Pada penutupan pasar, indeks acuan S&P/ASX 200 naik 50,60 poin atau 0,82 persen menjadi 6.190,20 poin, sedangkan indeks All Ordinaries yang lebih luas bertambah 51,00 poin atau 0,80 persen menjadi 6.395,00 poin.

Baca juga: Saham Korsel terus menguat dengan indeks KOSPI naik lagi 0,11 persen

"Kenaikan kuat pasca-pemilihan untuk ekuitas berlanjut di pasar lokal menyusul reli besar di Wall Street, ketika Joe Biden tampaknya paling mungkin untuk mengambil alih kepresidenan AS," kata analis pasar CommSec, James Tao, seperti dikutip dari Xinhua.

"Pasar bergerak dengan fakta bahwa kemungkinan akan ada kebuntuan politik dengan Senat AS yang kemungkinan akan tetap dikendalikan oleh Partai Republik, yang berarti reformasi regulasi besar-besaran tidak mungkin terjadi."

Sektor material memimpin kenaikan pasar lokal, melonjak 2,20 persen, karena harga logam dasar dan mulia naik setelah dolar AS melemah.

Di bidang keuangan, bank-bank besar terangkat dengan Commonwealth Bank naik 0,17 persen, National Australia Bank naik 1,35 persen, Westpac Bank naik 0,40 persen dan ANZ naik 0,67 persen.

Saham-saham pertambangan sebagian besar lebih tinggi dengan BHP naik 1,26 persen, Rio Tinto naik 1,58 persen, dan penambang emas Newcrest naik 3,54 persen. Namun, Fortescue Metals tergelincir 0,48 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas beragam dengan Oil Search naik 1,08 persen, Santos turun 1,41 persen dan Woodside Petroleum turun 0,76 persen.

Supermarket terbesar Australia juga bervariasi dengan Coles naik 0,77 persen dan Woolworths turun 0,49 persen.

Sementara itu, raksasa telekomunikasi Telstra menguat 0,72 persen, maskapai nasional Qantas tergelincir 0,22 persen dan perusahaan biomedis CSL naik 0,12 persen.

Baca juga: IHSG akhir pekan diprediksi naik, dipicu sentimen global dan domestik
Baca juga: Saham Australia dibuka menguat, terangkat lonjakan saham material