Saham Australia setop rugi 3 hari beruntun, terkerek saham logam mulia

Risbiani Fardaniah
·Bacaan 2 menit

Saham-saham Australia ditutup lebih tinggi pada perdagangan Senin, dibantu kenaikan saham logam mulia, dengan harga perak mendekati level tertinggi enam bulan saat investor ritel masuk ke komoditas tersebut dalam apa yang tampaknya menjadi aksi beli yang didorong oleh media sosial.

Indeks S&P/ASX 200 ditutup 0,84 persen atau 55,60 poin lebih tinggi menjadi 6.663,00 poin pada penutupan pasar, membalikkan penurunan 1,07 persen di awal sesi dan menghentikan penurunan beruntun tiga hari.

Perak, yang secara tradisional dianggap sebagai aset safe-haven, melonjak 7,0 persen setelah investor yang didorong media sosial membanjiri pasar untuk menciptakan kembali hiruk pikuk yang menyebabkan kenaikan meteorik seperti pada saham GameStop minggu lalu.

Baca juga: IHSG melonjak, terkerek Presiden resmikan Bank Syariah Indonesia

“Perak adalah komoditas sangat shorted (jual komoditas sebelum memperolehnya, dengan tujuan mendapatkan keuntungan saat harga turun). Jadi, jika kerumunan Reddit (media sosial) memfokuskan perhatian mereka pada hal itu, Anda akan menemukan penambang perak terus menguat sangat tinggi, dan itu akan mengangkat komoditas dan logam lain bersamanya,” kata Direktur Pelaksana Smoling Stockbroking, Brad Smoling.

"Saya tidak akan terkejut melihat perak lebih dari 100 dolar pada pertengahan tahun," tambahnya.

Saham penambang perak seperti Argent Minerals dan Boab Metals melonjak. Saham emas juga melonjak, dengan Alkane Resources dan West African Resources masing-masing terangkat 3,8 persen dan 5,5 persen.

Baca juga: Saham Hong Kong berakhir untung, Indeks Hang Seng melonjak 2,15 persen

Sektor penambang naik 1,5 persen setelah tiga sesi berturut-turut mengalami kerugian.

Di dalam negeri, iklan pekerjaan Australia naik ke level tertinggi sejak April 2019, menunjukkan kenaikan lapangan kerja yang kuat akan berlanjut tahun ini, memperkuat sentimen positif.

Kelompok keuangan menguat 0,9 persen, dengan semua yang disebut bank "Empat Besar" naik.

Baca juga: Saham Hong Kong berakhir untung, Indeks Hang Seng melonjak 2,15 persen

Saham perawatan kesehatan juga mengalami kenaikan signifikan, ditutup 1,7 persen lebih tinggi, dengan kelas berat sektor CSL terdongkrak 2,3 persen.

Saham-saham kanabis yang tercatat di ASX seperti Creso Pharm dan Althea Group melonjak setelah mendapat persetujuan Asosiasi Barang Terapeutik untuk penjualan produk cannabidiol yang dijual bebas di apotek Australia mulai 1 Februari.

Baca juga: Saham Filipina setop rugi beruntun, Indeks PSE melambung 3,06 persen