Saham Australia turun tajam di tengah ketidakpastian perdagangan baru

Kelik Dewanto

Saham-saham Australia turun tajam pada awal perdagangan Rabu pagi, menyusul kejatuhan pasar internasional setelah komentar Presiden AS Donald Trump mengindikasikan bahwa sengketa perdagangan global tidak mungkin diselesaikan dalam waktu dekat.

Pada pukul 10.30 waktu setempat, indeks acuan S&P/ASX 200 turun 80,90 poin atau 1,21 persen, menjadi diperdagangkan di 6.631,40 poin, sedangkan indeks All Ordinaries yang lebih luas turun 78,40 poin atau 1,15 persen, menjadi 6.740,00 poin.

Baca juga: Bursa Wall Street jatuh di tengah konflik perdagangan yang meluas

Pernyataan presiden AS menghancurkan pandangan yang lebih penuh harapan investor selama beberapa minggu terakhir, Kepala Strategi Pasar CMC Markets, Michael McCarthy mengatakan kepada investor dalam catatan pagi.

Menanggapi pernyataan yang merusak, obligasi melonjak lebih tinggi, dolar AS tenggelam dan pasar saham global merosot.

Ketika pemimpin AS mengatakan bahwa dia senang menunda penyelesaian perselisihan perdagangan selama satu tahun lagi, McCarthy menjelaskan, "Penyesuaian pasar dari ekspektasi perjanjian fase-satu yang akan segera terjadi menjadi satu tahun lagi dengan perdagangan besar dapat membutuhkan beberapa sesi."

Di sektor keuangan, sebut Xinhua, bank-bank besar Australia berada di bawah tekanan berat dengan Commonwealth Bank turun 1,12 persen, Westpac Bank turun 1,28 persen, National Australia Bank turun 1,93 persen dan ANZ turun 1,82 persen.

Saham-saham pertambangan melemah dengan BHP turun 2,01 persen, Rio Tinto turun 1,90 persen dan Fortescue Metals turun 1,72 persen, namun penambang emas Newcrest bergerak 0,78 persen lebih tinggi.

Produsen-produsen minyak dan gas merosot dengan Woodside Petroleum turun 1,72 persen, Santos turun 1,24 persen dan Oil Search turun 1,48 persen.

Rantai supermarket terbesar Australia juga anjlok dengan Coles Group turun 1,66 persen dan Woolworths turun 1,93 persen.

Sementara raksasa telekomunikasi Telstra kehilangan 0,80 persen, Qantas turun 1,45 persen dan perusahaan biomedis CSL naik tipis 0,10 persen.

Baca juga: IHSG Rabu dibuka melemah 12,56 poin
Baca juga: Saham Tokyo dibuka turun di tengah kekhawatiran prospek ekonomi global