Saham Bank Kirim Indeks ke Level Tertinggi Baru  

  • Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    Tempo
    Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan menyayangkan penolakan Istana atas akuisisi Bank Tabungan Negara (BTN) oleh Bank Mandiri. "Sayang sekali sebenarnya. Momentum yang sangat baik tidak bisa kita manfaatkan," kata Dahlan kepada wartawan melalui pesan pendek pada Rabu, 23 April 2014. …

  • Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    Merdeka.com
    Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    MERDEKA.COM. Kemarin, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melalui Sekretaris Kabinet (Setkab) Dipo Alam meminta Menteri BUMN Dahlan Iskan menunda rencana privatisasi PT. Bank Tabungan Negara (BBTN). …

  • Kemendag klaim industri fesyen muslim RI paling ternama di dunia

    Kemendag klaim industri fesyen muslim RI paling ternama di dunia

    Merdeka.com
    Kemendag klaim industri fesyen muslim RI paling ternama di dunia

    MERDEKA.COM. Kementerian Perdagangan mengklaim industri fesyen muslim Indonesia saat ini paling ternama di dunia. Industri sejenis di Malaysia, negara muslim terdekat, dinilai belum mampu menyaingi. …

TEMPO.CO, Jakarta - Naiknya harga saham di bursa domestik yang dipimpin sektor perbankan mampu mendongkrak indeks menembus level 4.650. Aliran dana asing yang terus masuk membuat indeks kembali mencetak rekor tertinggi baru.

Analis dari PT Reliance Securities, Wilson Sofyan, mengemukakan, sebenarnya indeks sudah sangat tinggi. Namun derasnya dana asing yang masuk ke bursa Jakarta membuat indeks bandel tidak turun-turun. Saham perbankan yang kembali menjadi incaran investor mampu mengantar indeks kembali mencatat rekor baru.

Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia pada perdagangan akhir pekan ini ditutup naik 18,719 poin (0,4 persen) ke level 4.651,123. Saham finansial naik 1,39 persen, memimpin penguatan indeks kali ini.

Saham yang berpindah tangan mencapai 8,7 miliar lembar, dengan nilai Rp 6,94 triliun, serta frekuensi 171,9 ribu kali transaksi. Harga 138 saham naik, 109 saham turun, serta 104 saham lainnya stagnan. Dan investor asing mencatat pembelian bersih lebih dari Rp 1 triliun.

Bursa saat ini memang sangat rawan terjadi aksi ambil untung yang dapat menekan indeks. Namun, karena asing masih masuk, investor lokal ikut melakukan akumulasi saham. »Selama ini pergerakan indeks memang sangat dipengaruhi oleh investor asing,” tuturnya.

Inflasi yang terkendali dan suku bunga yang masih rendah membuat kinerja perbankan tetap solid sepanjang 2012 lalu. Prospek ekonomi Indonesia yang masih cerah membuat saham perbankan yang menjadi jantung perekonomian tetap diburu investor.

Saham-saham yang menopang kenaikan indeks kali ini, antara lain, Bank BCA (BBCA) naik 1,9 persen ke Rp 10.550, Bank Mandiri (BMRI) menguat 2,1 persen ke Rp 9.550, Astra International (ASII) naik 0,6 persen ke Rp 7.800, serta Bank Danamon juga menguat 2,5 persen menjadi Rp 6.150 per lembar.

Dari kawasan regional, bursa Asia sore ini ditutup beragam. Bursa Tokyo menguat 0,68 persen, bursa Seoul naik 0,18 persen, serta bursa Singapura juga naik 0,02 persen. Sedangkan bursa Shanghai turun 0,51 persen, bursa Hong Kong melemah 0,54 persen, dan bursa India juga terkoreksi 0,04 persen.

VIVA B. K

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...