Saham Bank Mandiri Melesat 681 Persen

  • Lima Ribu Hektare Sawah Hilang untuk Jalan Tol

    Lima Ribu Hektare Sawah Hilang untuk Jalan Tol

    Tempo
    Lima Ribu Hektare Sawah Hilang untuk Jalan Tol

    TEMPO.CO, Surakarta - Pembangunan jalan tol yang menghubungkan dua kota terbesar di Indonesia, Jakarta dan Surabaya, berdampak menyusutnya lahan pertanian. …

  • Akhir 2014 Wika mulai garap proyek keluarga pendiri Al-Qaidah

    Akhir 2014 Wika mulai garap proyek keluarga pendiri Al-Qaidah

    Merdeka.com
    Akhir 2014 Wika mulai garap proyek keluarga pendiri Al-Qaidah

    MERDEKA.COM. PT. Wijaya Karya (Wika) Tbk tengah bersiap mengerjakan proyek pembangunan hotel berbintang di kawasan Masjidil Haram, Arab Saudi.Wika menjadi sub kontraktor dari kontraktor besar Timur Tengah, Bin Ladin Group yang merupakan keluarga pendiri Al-Qaidah. …

  • Orang Indonesia Rentan Menjadi Miskin

    Orang Indonesia Rentan Menjadi Miskin

    TRIBUNnews.com
    Orang Indonesia Rentan Menjadi Miskin

    TRIBUNNEWS.COM - Sekitar 75 persen dari penduduk Indonesia memenuhi kehidupannya dengan uang kurang dari 4 dollar AS per hari. …

TEMPO.CO, Jakarta - Sejak perdagangan ditutup pada 17 - 23 Agustus 2012, saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk ditutup pada level Rp 8.350 per saham.

"Harga ini meningkat pesat dibandingkan posisi saham di 2008," ujar Direktur Utama Bank Mandiri, Zulkifli Zaini, dalam halal bi halal Bank Mandiri, di Jakarta, Kamis 23 Agustus 2012.

Posisi ini naik 681 persen dibandingkan harga saham Mandiri pada saat krisis ekonomi tahun 2008. Menurut Zulkifli, harga saham Bank Mandiri sempat menyentuh level Rp 1.068 per lembar pada Oktober 2008.

"Ini menjadi kehormatan untuk Bank Mandiri," ujarnya. Dengan harga saham itu, kata dia, kapitalisasi pasar Bank Mandiri mencapai Rp 194,8 triliun.

Pada semester satu tahun ini, laba bersih bank pelat merah berkode BMRI ini mencapai Rp 7,1 triliun. Sementara dana pihak ketiga senesar Rp 418 triliun. Adapun jumlah aset perusahaan meningkat hingga Rp 571 triliun.

Laba bersih yang disumbang anak usaha sebesar Rp 936 miliar. Zulkifli optimistis pada tahun 2012, kontribusi dari anak usaha akan meningkat. "Setidaknya laba bersih dari anak usaha dapat mencapai Rp 2 triliun hingga akhir tahun," jelasnya.

SUTJI DECILYA

Berita terpopuler lainnya:

Mengapa Isu Agama Tak Laku di Amerika Serikat?

Sri Mulyani Wanita Paling Berpengaruh Dunia ke-72

Usia Ayah Diduga Penyebab Autisme Anak

Dialog Kebakaran TVOne Digerudug Massa

Pangeran William Tak Kaget dengan Foto Bugil Harry

Cruyff Sebut Mourinho Pesepakbola Gagal

Harry, Pangeran Tampan yang ''Tersesat'' 

Bourne Legacy Tanpa Cita Rasa Jason Bourne

Hampir Separuh PNS DKI Jakarta Tak Masuk Hari Ini

Bunga dari Benih Beku Berusia 32 Tahun Mekar Lagi

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...

Artikel Bisnis Terpopuler