Saham Batu Bara Melambung pada 28 September 2021, Ada HRUM hingga ADRO

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Saham emiten batu bara menguat signifikan pada perdagangan Selasa, (28/9/2021). Harga saham emiten batu bara ini terjadi di tengah sentimen kenaikan harga batu bara dan pasokan ketat.

Saham batu bara bahkan masuk top gainers atau alami kenaikan signifikan. Mengutip data RTI, saham PT Borneo Olah Sarana Sukses Tbk (BOSS) naik 29,35 persen ke posisi Rp 119 per saham.

Diikuti saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) melambung 21,43 persen ke posisi Rp 68 per saham, saham PT Indika Energy Tbk (INDY) naik 19,34 persen ke posisi Rp 1.820 per saham, saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) menguat 16,57 persen ke posisi Rp 21.350 per saham.

Lalu saham PT Adaro Energy Tbk (ADRO) menanjak 15,23 persen ke posisi Rp 1.740 per saham, saham PT Bukit Asam Tbk (PTBA) naik 6,91 persen ke posisi Rp 2.630 per saham, dan saham PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) melambung 6,34 persen ke posisi Rp 19.700 per saham.

Selanjutnya ada saham PT Golden Eagle Energy Tbk (SMMT) menguat 5,62 persen ke posisi Rp 188 per saham, dan saham PT United Tractors Tbk (UNTR) naik 4,92 persen ke posisi Rp 24.000 per saham.

Sementara itu, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun tipis 0,15 persen ke posisi 6.113 pada Selasa pekan ini. Sebanyak 330 saham melemah sehingga menekan IHSG.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Prospek Saham Emiten Batu Bara

Pejalan kaki duduk di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di kawasan Jakarta, Senin (13/1/2020). IHSG sore ini ditutup di zona hijau pada level 6.296 naik 21,62 poin atau 0,34 persen. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Pejalan kaki duduk di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di kawasan Jakarta, Senin (13/1/2020). IHSG sore ini ditutup di zona hijau pada level 6.296 naik 21,62 poin atau 0,34 persen. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Saham batu bara menguat juga seiring kenaikan harga batu bara. Pada perdagangan Senin, 27 September 2021, harga batu bara naik USD 204 per ton.

“Prospek saham batu bara bagus hingga akhir tahun di tengah pasokan yang ketat,” ujar Analis Kiwoom Sekuritas Indonesia Sukarno Alatas kepada Liputan6.com, Selasa (28/9/2021).

Ia menuturkan, sejumlah emiten yang dapat dicermati dari sektor ini, antara lain; ADRO, ITMG, PTBA, HRUM. Sementara saham pendukungnya ada PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID) dan PT Petrosea Tbk (PTRO).

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel