Saham China ditutup beragam, Evergrande siapkan dana bunga obligasi

·Bacaan 2 menit

Saham-saham China ditutup beragam pada perdagangan Jumat, dengan kenaikan dipimpin oleh saham properti karena China Evergrande Group secara tak terduga memasok dana untuk pembayaran bunga obligasi, sementara komentar dari regulator perbankan juga mendukung pasar properti.

Indikator utama Bursa Efek Shanghai, Indeks Komposit Shanghai menghapus kenaikan awal menjadi mengakhiri sesi dengan 0,34 persen atau 12,18 poin lebih rendah pada 3.582,60 poin. Namun untuk minggu ini, indeks acuan masih membukukan kenaikan 0,32 persen.

Sementara itu, indeks saham-saham unggulan China CSI300 terangkat 0,64 persen atau 31,71 poin lebih tinggi menjadi berakhir di 4,959.73 poin. Untuk minggu ini indeks CSI300 menguat 0,76 persen.

Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong juga bertambah 0,42 persen atau 109,40 poin menjadi ditutup di 26.126,93 poin, dan untuk minggu ini indeks acuan meningkat 2,76 persen.

Evergrande telah memasok dana untuk membayar bunga obligasi dolar AS, seseorang dengan pengetahuan langsung tentang masalah tersebut mengatakan kepada Reuters pada Jumat, beberapa hari sebelum tenggat waktu yang akan membuat pengembang terjun ke gagal bayar formal. Evergrande tidak menanggapi permintaan komentar.

Namun, saham sektor energi dan pertambangan turun karena batu bara berjangka memperpanjang kerugian setelah Beijing mengisyaratkan akan melakukan intervensi guna mendinginkan lonjakan harga yang berkontribusi pada kekurangan listrik negara itu.

"Dalam jangka pendek, kami percaya pembayaran bunga akan memberikan dorongan untuk aset berisiko China, termasuk yuan dan ekuitas China," kata Wei Liang Chang, Ahli Strategi Makro di DBS Bank, Singapura.

"Risiko gagal bayar Evergrande, meskipun tidak hilang, kemungkinan telah ditangguhkan untuk beberapa waktu."

Sentimen di sektor tersebut, yang telah sangat dirugikan oleh krisis utang Evergrande, juga pulih setelah regulator perbankan China pada Kamis (21/10/2021) mendesak pemberi pinjaman memenuhi kebutuhan kredit untuk permintaan dasar dan mendukung pinjaman KPR kepada pembeli rumah pertama.

“Kami mencatat regulator telah melunakkan nada untuk mencegah pengetatan berlebihan pada properti, dan menyaksikan sedikit langkah-langkah pelonggaran pada pinjaman terkait properti,” kata Citi dalam sebuah catatan penelitian, memperkirakan suku bunga KPR di wilayah-wilayah tertentu turun dari waktu ke waktu.

Rata-rata suku bunga KPR di kota-kota besar China menurun pada Oktober, penurunan bulanan pertama tahun ini, Caixin melaporkan pada Jumat, mengutip Beike Research Institute.

Indeks Real Estat CSI300 China naik 2,4 persen, setelah melonjak sebanyak 6,5 persen di awal sesi. Indeks yang melacak pengembang daratan yang tercatat di Hong Kong naik 3,3 persen, dengan saham Evergrande melonjak 7,8 persen.

Indeks yang melacak produsen batu bara China anjlok hampir 6,0 persen, sedangkan indeks CSI Energy jatuh 5,0 persen.

Baca juga: Saham Australia berakhir datar, indeks ASX 200 naik tipis 0,10 poin
Baca juga: Saham Jepang ditutup sedikit lebih tinggi, Nikkei terkerek 0,34 persen
Baca juga: Saham Korsel ditutup hampir tak berubah, KOSPI tergerus 0,04 persen

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel