Saham China ditutup lebih tinggi untuk hari kelima berturut-turut

Kelik Dewanto
·Bacaan 2 menit

Saham-saham China ditutup lebih tinggi pada perdagangan Rabu, mencatat kenaikan selama lima hari berturut-turut, karena investor memperkirakan pemerintah akan mempertahankan dukungan kebijakan untuk melawan berlanjutnya dampak COVID-19 terhadap perekonomian.

Indikator utama pasar saham China, Indeks Komposit Shanghai menguat 0,63 persen menjadi ditutup pada 3.550,88 poin. Sementara itu, Indeks Komponen Shenzhen yang melacak saham-saham di bursa kedua China berakhir 0,26 persen lebih tinggi menjadi menetap di 15.187,61 poin.

Nilai transaksi gabungan saham-saham yang mencakup kedua indeks utama China mencapai 1,17 triliun yuan (sekitar 181,1 miliar dolar AS), menyusut dari 1,27 triliun yuan (sekitar 194,2 miliar dolar AS) pada penutupan perdagangan sehari sebelumnya.

Baca juga: Saham China dibuka sedikit lebih tinggi, setelah naik 4 hari beruntun

Saham-saham yang terkait dengan pembuatan kertas, semen, dan sektor pertahanan nasional memimpin kenaikan, sedangkan yang terkait dengan semikonduktor dan pemuliaan memimpin kerugian.

Karena permintaan luar negeri yang lemah dan meningkatnya tekanan wabah virus corona baik di dalam maupun di luar negeri, kondisi moneter akan tetap longgar, Li Hao, seorang analis di Sealand Securities, menulis dalam sebuah catatan seperti dikutip Reuters.

Pihak berwenang China menutup bagian jalan raya yang melintasi Provinsi Hebei yang mengelilingi Beijing pada Rabu dan menutup terminal bus jarak jauh utama di ibu kota provinsi Shijiazhuang dalam upaya untuk mencegah gelombang virus corona lainnya.

Aktivitas sektor jasa China meningkat pada kecepatan yang lebih lambat pada Desember, sebuah survei sektor swasta menunjukkan pada Rabu, karena wabah virus corona sporadis menekan pemulihan kepercayaan konsumen dan menekan pertumbuhan baru bisnis.

Sementara itu, dikutip dari Xinhua, indeks ChiNext yang melacak saham-saham perusahaan sedang berkembang atau perusahaan rintisan di papan bergaya Nasdaq China, meningkat 0,55 persen menjadi mengakhiri perdagangan pada 3.115,09 poin.

Baca juga: IHSG ditutup melemah dipicu kebijakan pengetatan pembatasan pergerakan
Baca juga: Saham Tokyo ditutup beragam, kemungkinan darurat virus ganggu sentimen