Saham China ditutup melemah, saham terkait batu bara melonjak

Ahmad Buchori
·Bacaan 2 menit

Saham-saham China menghapus kenaikan awal menjadi berakhir lebih rendah pada perdagangan Jumat, tertekan oleh tanda-tanda baru ketegangan antara dua ekonomi terbesar dunia China dan Amerika Serikat, meskipun terjadi lonjakan harga pada saham perusahaan yang terkait batu bara, pertambangan dan listrik.

Indikator utama pasar saham China, Indeks Komposit Shanghai turun 0,29 persen menjadi ditutup pada 3.394,9 poin, setelah melonjak 1,13 persen sehari sebelumnya. Sementara itu, Indeks Komponen Shenzhen yang melacak saham-saham di bursa kedua China berakhir 0,26 persen lebih rendah menjadi 13.854,12 poin, setelah terangkat 1,01 persen di sesi sebelumnya.

Nilai transaksi gabungan saham-saham yang mencakup kedua indeks utama China mencapai 771,2 miliar yuan (sekitar 117,9 miliar dolar AS), meningkat dari 756,9 miliar yuan (sekitar 115,8 miliar dolar AS) pada penutupan perdagangan sehari sebelumnya.

Melawan tren penurunan, saham-saham yang terkait dengan sektor batu bara, pertambangan, dan listrik memimpin penguatan sepanjang hari perdagangan.

Penambang batu bara mengungguli pasar yang lebih luas karena beberapa kota di China melaporkan peningkatan kekurangan listrik.

Henan Dayou Energy Co., Ltd., sebuah perusahaan yang berurusan dengan penambangan, pemrosesan, dan penjualan batu bara mentah, melihat sahamnya melonjak pada batas harian 10 persen menjadi ditutup pada 4,13 yuan per saham.

Perusahaan pembangkit listrik tenaga air berbasis di Hunan, Hunan Development Group Co, Ltd melihat sahamnya melonjak melewati batas harian 10 persen menjadi ditutup pada 7,12 yuan per saham.

China telah melaporkan lonjakan permintaan listrik di tengah pemulihan ekonomi yang stabil dan suhu yang lebih rendah sejak awal Desember, menurut perencana ekonomi China.

Jaringan listrik berada di bawah tekanan khusus di Provinsi Hunan di China tengah dan Provinsi Jiangxi di China timur, Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional mengatakan dalam pernyataan sebelumnya, mencatat bahwa penduduk di sebagian besar wilayah tetap tidak terpengaruh dan pasokan listrik yang secara keseluruhan stabil.

Komisi tersebut juga menjanjikan lebih banyak upaya untuk meningkatkan pasokan dan menyesuaikan permintaan untuk menurunkan harga batu bara.