Saham China ditutup melemah tajam, indeks Shanghai anjlok 2,30 persen

Saham-saham China ditutup melemah tajam pada perdagangan Jumat, memperpanjang kerugian untuk sesi ketiga berturut-turut dengan indikator utama Bursa Efek Shanghai, Indeks Komposit Shanghai, anjlok 2,30 persen atau 73,52 poin menjadi menetap di 3.126,40 poin.

Sementara itu, Indeks Komponen Shenzhen yang melacak saham-saham di bursa kedua China juga tergelincir 2,30 persen atau 265,46 poin menjadi berakhir di 11.261,50 poin.

Nilai transaksi gabungan saham yang dicakup oleh kedua indeks tersebut mencapai 799,3 miliar yuan (sekitar 115 miliar dolar AS), turun dari 919,1 miliar yuan pada hari perdagangan sebelumnya.

Saham-saham di sektor batu bara dan semen mengalami kerugian besar dengan Anyuan Coal Industry Group Co. Ltd. kehilangan 9,68 persen menjadi ditutup pada 3,36 yuan per saham.

Indeks ChiNext yang melacak saham perusahaan-perusahaan sedang berkembang atau perusahaan rintisan (start-up) di papan perdagangan bergaya Nasdaq China, terperosok 2,34 persen menjadi ditutup pada 2.367,40 poin.

Baca juga: Wall Street jatuh di tengah ekspektasi pengetatan Fed dan data ekonomi
Baca juga: Pasar saham Asia merosot terseret risiko resesi yang tetap tinggi
Baca juga: Harga minyak Asia naik tipis, namun di jalur penurunan mingguan