Saham China jatuh terseret ekuitas energi baru dan wabah COVID-19

·Bacaan 1 menit

Saham-saham China jatuh pada akhir perdagangan Jumat, terseret penurunan saham energi baru dan wabah lokal COVID-19 membebani beberapa operasi bisnis dan sentimen investor, sementara pasar saham Hong Kong ditutup lebih tinggi menjelang liburan Natal.

Indikator utama Bursa Efek Shanghai, Indeks Komposit Shanghai melemah 0,69 persen atau 25,29 poin menjadi menetap di 3.618,05 poin, sedangkan indeks saham unggulan CSI300 turun 0,55 persen atau 27,39 poin menjadi berakhir di 4.921,34 poin.

Indeks Hang Seng (HSI) menguat 0,13 persen atau 30,12 poin menjadi ditutup di 23.223,76 poin, sedangkan Indeks Hong Kong China Enterprises turun tipis 0,03 persen atau 2,36 poin menjadi berakhir di 8.201,95 poin.

Baca juga: Saham China dibuka lebih tinggi, perpanjang keuntungan sesi sebelumnya

Untuk minggu ini, indeks Komposit Shanghai turun 0,05 persen, indeks CSI300 tergelincir 0,28 persen, sedangkan indeks Hang Seng menguat 0,13 persen.

Meningkatnya infeksi COVID-19 di kota Xian China telah mendorong penguncian 13 juta penduduknya, dan beberapa perusahaan mengatakan operasi mereka telah terpengaruh.

Raksasa kendaraan energi baru BYD harus memangkas produksi di pabriknya di Xian, South China Morning Post melaporkan.

Saham BYD yang tercatat di Shenzhen merosot 3,6 persen, sementara yang tercatat di Hong Kong turun 1,5 persen.

Baca juga: Saham China berakhir naik, Indeks Shanghai terdongkrak 0,57 persen

Saham energi baru telah melonjak tahun ini di tengah dorongan hijau China, dan beberapa investor mengambil keuntungan, kata para analis.

Saham-saham Hong Kong diperdagangkan bergerak menyamping dalam volume perdagangan tipis menjelang liburan Natal.

Saham-saham perjudian yang tercatat di Hong Kong melonjak 3,8 persen setelah Biro Inspeksi dan Koordinasi Gaming Makau menerbitkan laporan yang merangkum pendapat tentang usulan revisi undang-undang perjudian.

Indeks Teknologi Hang Seng turun tipis 0,3 persen, sementara pengembang daratan yang tercata di Hong Kong ditutup 0,6 persen lebih rendah.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel