Saham China menguat ditopang optimisme janji Beijing dukung pemulihan

Kelik Dewanto
·Bacaan 2 menit

Saham-saham China berakhir lebih tinggi pada perdagangan Rabu, didukung optimisme bahwa para pembuat kebijakan kemungkinan akan menghindari pengetatan kebijakan kredit mendadak pada 2021 untuk mendukung pemulihan ekonomi dari kemerosotan yang disebabkan pandemi.

Indikator utama, Indeks Komposit Shanghai naik 0,76 persen menjadi ditutup pada 3.382,32 poin, setelah anjlok 1,86 persen sehari sebelumnya.

Indeks Komponen Shenzhen yang melacak saham-saham di bursa kedua China berakhir 0,96 persen lebih tinggi pada 14.015,02 poin, setelah jatuh 1,79 persen kemarin.

Baca juga: Saham China dibuka lebih tinggi setelah anjlok sehari sebelumnya

Nilai transaksi gabungan saham-saham yang mencakup kedua indeks utama China mencapai 929,1 miliar yuan (sekitar 141,63 miliar dolar AS), menyusut dari 957,6 miliar yuan (sekitar 146,42 miliar dolar AS) pada penutupan perdagangan sehari sebelumnya.

Jumlah saham yang naik mengalahkan yang merugi, sebanyak 801 saham berbanding 608 saham di bursa Shanghai dan 1.157 saham berbanding 1.050 saham di bursa Shenzhen.

Bank sentral China akan mengurangi dukungan untuk ekonomi pada 2021 dan mendinginkan pertumbuhan kredit, tetapi kekhawatiran akan menggagalkan pemulihan dari kemerosotan yang dipicu pandemi dan gagal bayar utang cenderung mencegah pengetatan dalam waktu dekat, kata sumber kebijakan.

Perencana negara China mengatakan akan meluncurkan pemeriksaan nasional tentang risiko pembayaran kembali obligasi perusahaan yang jatuh tempo dalam waktu dekat dan pada 2021.

Saham-saham yang terkait dengan mobil, batu bara, dan semikonduktor memimpin kenaikan, sementara yang terkait dengan daging babi dan layanan peralatan medis memimpin kerugian.

Sementara itu, dikutip dari Xinhua, indeks ChiNext yang melacak saham-saham perusahaan sedang berkembang di papan bergaya Nasdaq China, terangkat 1,11 persen menjadi mengakhiri perdagangan pada 2.842,97 poin, setelah terpuruk 2,45 persen pada Selasa (22/12/2020).

Baca juga: Saham Hong Kong hentikan rugi beruntun, indeks HSI bangkit 0,86 persen
Baca juga: Saham Tokyo berakhir lebih tinggi terangkat sektor teknologi
Baca juga: Saham Korsel "rebound", indeks KOSPI ditutup terdongkrak 0,96 persen