Saham China "rebound", kebutuhan pokok konsumen dan mobil melonjak

·Bacaan 2 menit

Saham-saham China berakhir lebih tinggi pada Kamis, setelah tiga sesi berturut-turut jatuh, karena kebutuhan pokok konsumen dan mobil melonjak, sehari setelah pemerintah menyarankan orang untuk menyimpan bahan makanan penting untuk musim dingin dan saat beberapa perusahaan makanan menaikkan harga.

Indikator utama Bursa Efek Shanghai, Indeks Komposit Shanghai menguat 0,81 persen atau 28,33 poin menjadi menetap di 3.526,87 poin, sedangkan indeks saham-saham unggulan CSI300 terangkat 0,99 persen atau 47,63 poin menjadi ditutup pada 4.868,74 poin.

Sektor bahan pokok konsumen terangkat 2,8 persen, dengan pembuat minuman keras melonjak 4,3 persen.

Para pembeli di China menimbun kubis, beras, dan tepung untuk musim dingin pada Rabu (3/11/2021), setelah pemerintah mendesak orang-orang untuk menyimpan barang-barang kebutuhan pokok jika terjadi keadaan darurat.

Baca juga: Saham China dibuka menguat, bangkit dari kerugian sesi sebelumnya


Beberapa perusahaan makanan China telah menaikkan harga produk mereka sejak bulan lalu karena kenaikan bahan baku dan biaya transportasi.

Ping An Securities mengatakan kenaikan harga-harga dapat mengangkat margin keuntungan perusahaan, meningkatkan harga saham sampai batas tertentu.

Produsen mobil melonjak 3,9 persen, dengan BYD Co Ltd melambung 7,3 persen setelah data menunjukkan total volume penjualan kendaraan energi baru dari Januari hingga Oktober melejit 212 persen secara tahun-ke-tahun.

Zheshang Securities mengatakan kekurangan chip akan berkurang pada kuartal keempat, yang akan meningkatkan fundamental industri ini.


Baca juga: Saham China berakhir turun karena tekanan ekonomi dan kasus baru COVID

Sub-indeks energi baru bertambah 2,1 persen, karena negosiator iklim terkemuka China mengatakan pada Selasa (2/11/2021) bahwa kesepakatan luas tentang pasar karbon dimungkinkan pada pembicaraan iklim COP26 PBB. Sementara penambang batu bara kehilangan 1,3 persen.

Produksi batu bara harian China mendekati rekor tertinggi tahun ini di tengah serangkaian langkah-langkah untuk meningkatkan produksi, menurut perencana negara. Dikatakan langkah-langkah untuk meningkatkan produksi akan dilaksanakan terus menerus.


Baca juga: Saham China dibuka melemah, lanjutkan kerugian dua sesi sebelumnya

Baca juga: Saham Hong Kong ditutup merosot, terseret saham keuangan dan properti

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel