Saham di Inggris berbalik turun, indeks FTSE 100 tergerus 0,31 persen

·Bacaan 1 menit

Saham-saham di bursa Inggris ditutup lebih rendah pada perdagangan Selasa (25/5/2021), berbalik melemah dari kenaikan sehari sebelumnya, dengan indeks acuan FTSE 100 di Bursa Efek London tergerus 0,31 persen atau 21,80 poin, menjadi menetap di 7.029,79 poin.

Indeks FTSE 100 terkerek 0,48 persen atau 33,54 poin menjadi 7.051,59 poin pada Senin (24/5/2021), setelah menyusut 0,03 persen atau 1,74 poin menjadi 7.018,05 poin pada Jumat (21/5/2021), dan menguat 1,00 persen atau 69,59 poin menjadi 7.019,79 poin pada Kamis (20/5/2021).

Saham B Royal Dutch Shell Plc (RDSB), sebuah perusahaan minyak dan gas multinasional berkinerja terburuk (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya merosot 2,64 persen.

Diikuti oleh saham A perusahaan perusahaan minyak dan gas yang sama Royal Dutch Shell PLC (RDSA) yang berkurang 2,46 persen, serta perusahaan pertambangan terdiversifikasi secara global Anglo American jatuh 2,36 persen.

Sementara itu, Just Eat Takeaway, perusahaan layanan pemesanan dan pengiriman makanan daring, melonjak 4,52 persen, menjadi peraih keuntungan teratas (top gainer) dari saham-saham unggulan.

Diikuti oleh saham perusahaan induk maskapai penerbangan multinasional Inggris-Spanyol International Consolidated Airlines Group yang bertambah 2,53 persen, serta kelompok perusahaan perdagangan dan distribusi berbagai macam produk konsumen ritel Ocado Group naik 2,22 persen.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel