Saham FILM Naik 9 Persen Saat IHSG Tersungkur pada 5 April 2021

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Di tengah tekanan laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), saham PT MD Pictures Tbk (FILM) atau saham FILM mencatatkan penguatan signifikan pada perdagangan saham Senin, (5/4/2021).

Mengutip data RTI, saham PT MD Pictures Tbk (FILM) melonjak 9 persen ke posisi Rp 545 per saham. Bahkan saham FILM masuk top gainers pada awal pekan ini.

Saham FILM dibuka naik 20 poin ke posisi Rp 520 per saham. Saham FILM berada di level tertinggi 615 dan terendah 466 per saham.

Total frekuensi perdagangan saham 63.298 kali dengan nilai transaksi Rp 307 miliar.Sejak pekan lalu, saham FILM sudah naik signifikan.

Pada periode 29 Maret-1 April 2021, saham FILM melambung 40,45 persen ke posisi Rp 500 per saham. Nilai transaksi Rp 444,3 miliar dengan total frekuensi perdagangan saham 82.589 kali.

IHSG Merosot pada 5 April 2021

Pengendara sepeda motor melintas dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Jakarta, Kamis (10/10/2019). IHSG ditutup melemah 0,09 persen atau 5,52 poin ke level 6.023,64 dari penutupan perdagangan sebelumnya. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Pengendara sepeda motor melintas dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Jakarta, Kamis (10/10/2019). IHSG ditutup melemah 0,09 persen atau 5,52 poin ke level 6.023,64 dari penutupan perdagangan sebelumnya. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Penguatan saham FILM terjadi di tengah laju IHSG melemah. IHSG susut 0,68 persen atau 41,17 poin ke posisi 5.970,28. Indeks saham LQ45 tergelincir 0,69 persen ke posisi 895,67. Seluruh indeks saham acuan kompak tertekan.

Pada awal pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 6.051,62 dan terendah 5.964,48. Sebanyak 301 saham melemah sehingga menekan IHSG. Sementara itu, 190 saham menguat dan 153 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan saham 946.033 kali dengan volume perdagangan saham 15,6 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 8,2 triliun. Investor asing melakukan aksi jual Rp 597,97 miliar di pasar reguler. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 14.511.

Sebagian besar sektor saham tertekan kecuali sektor saham aneka industri naik 0,08 persen. Sektor saham konstruksi turun 1,5 persen, dan catat penurunan terbesar. Disusul sektor saham keuangan susut 0,94 persen dan sektor saham barang konsumsi melemah 0,83 persen.