Saham Hong Kong ditutup lebih tinggi, sektor kesehatan "rebound"

·Bacaan 1 menit

Saham-saham Hong Kong ditutup lebih tinggi pada perdagangan Selasa, karena saham sektor perawatan kesehatan rebound dari penurunan tajam di sesi sebelumnya, dengan analis mengatakan sektor ini layak dibeli setelah penyesuaian.

Indikator utama Bursa Efek Hong Kong, Indeks Hang Seng (HSI) terangkat 0,20 persen atau 49,36 poin menjadi menetap di 24.813,13 poin, sedangkan Indeks China Enterprises menguat 0,14 persen atau 12,29 poin menjadi ditutup pada 8.806,02 poin.

Saham-saham perawatan kesehatan rebound 5,0 persen setelah perusahaan terkait vaksin menyeret turun indeks di sesi sebelumnya.

Baca juga: Saham Hong Kong melemah tertekan perusahaan teknologi dan kesehatan

Perusahaan perawatan kesehatan Wuxi Biologics melonjak 10 persen setelah penurunan 8,6 persen pada Senin (8/11/2021) dan merupakan persentase kenaikan terbesar di Indeks Hang Seng.

Analis bank investasi CICC mengatakan dalam sebuah catatan bahwa sektor kesehatan layak dibeli setelah penyesuaian, tetapi sentimen pasar tetap pesimis.

Perusahaan-perusahaan properti merosot 0,5 persen di tengah meningkatnya kekhawatiran atas krisis likuiditas di sektor real estat, dengan Shimao Group Holdings anjlok 7,0 persen.

Baca juga: Saham Hong Kong ikuti kenaikan Wall Street berakhir lebih tinggi

Perusahaan pengembang Country Garden Holdings kehilangan 5,0 persen, persentase penurunan terbesar pada Indeks Hang Seng.

Sebuah lembaga pemikir (think-tank) dewan negara China yang kuat bertemu dengan para pengembang real estat dan bank-bank pada Senin (8/11/2021), di mana Kaisa Group Holdings mendesak perusahaan-perusahaan milik negara untuk membantu perusahaan swasta meningkatkan likuiditas.

Geely Automobile Holdings Ltd bertambah 2,6 persen setelah penjualan kendaraan energi baru dan listrik (NEV) untuk Oktober meningkat 36 persen dari setahun lalu.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel