Saham Inggris berakhir menguat, indeks FTSE 100 bertambah 2,55 persen

Saham-saham Inggris berakhir lebih tinggi pada perdagangan Jumat waktu setempat (13/5), berbalik menguat dari kerugian sehari sebelumnya, dengan indeks acuan FTSE 100 di Bursa Efek London bertambah 2,55 persen atau 184,81 poin, menjadi menetap di 7.418,15 poin.

Indeks FTSE 100 terpangkas 1,56 persen atau 114,32 poin menjadi 7.233,34 poin pada hari Kamis (12/5) setelah meningkat 1,44 persen atau 104,44 poin menjadi 7.347,66 poin pada hari Rabu (11/5), dan terkerek 0,37 persen atau 26,64 poin menjadi 7.243,22 poin pada hari Selasa (10/5).

Scottish Mortgage Investment Trust PLC, perusahaan investment trust yang diperdagangkan secara publik, melambung 7,33 persen menjadi pencetak keuntungan tertinggi (top gainer) dari saham-saham unggulan atau blue chips.

Diikuti oleh saham perusahaan yang menyediakan layanan perjudian secara daring Flutter Entertainment Public Limited Company yang melonjak 5,62 persen, serta perusahaan jasa makanan kontrak multinasional Inggris Compass Group PLC terangkat 5,27 persen.

Sementara itu, Evraz PLC, perusahaan manufaktur dan pertambangan baja multinasional Inggris yang sebagian dimiliki oleh oligarki Rusia, membukukan kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya terpuruk 12,59 persen.

Disusul oleh saham perusahaan penerbitan dan pendidikan multinasional Inggris Pearson PLC yang jatuh 1,54 persen, sementara grup perusahaan telekomunikasi multinasional Inggris Vodafone Group PLC melemah 0,76 persen.

Baca juga: Saham Inggris berakhir negatif, indeks FTSE 100 terpangkas 1,56 persen

Baca juga: Saham Inggris kembali menguat, indeks FTSE 100 bertambah 1,44 persen

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel