Saham Inggris berakhir naik lagi, Indeks FTSE 100 menguat 0,69 persen

Saham-saham Inggris berakhir di wilayah positif pada perdagangan Senin waktu setempat (27/6/2022), memperpanjang keuntungan untuk hari kedua berturut-turut, dengan indeks acuan FTSE 100 di Bursa Efek London menguat 0,69 persen atau 49,51 poin, menjadi menetap di 7.258,32 poin.

Indeks FTSE 100 bangkit 2,68 persen atau 188,36 poin menjadi 7.208,81 poin pada Jumat (24/6/2022), setelah merosot 0,97 persen atau 68,77 poin menjadi 7.020,45 poin pada Kamis (23/6/2022), dan jatuh 0,88 persen atau 62,83 poin menjadi 7.089,22 poin pada Rabu (22/6/2022).

BHP Group Limited, sebuah perusahaan pertambangan yang bergerak dalam bidang eksplorasi, pengembangan, produksi, dan pengolahan bijih besi, batu bara metalurgi, dan tembaga internasional melonjak 3,32 persen, menjadi pencetak keuntungan tertinggi (top gainer) dari saham-saham unggulan atau blue chips.

Baca juga: Saham Prancis berbalik turun, Indeks CAC 40 merosot 0,43 persen

Diikuti oleh saham perusahaan tambang tembaga Chile yang melakukan kegiatan eksplorasi di Chile dan Peru, Antofagasta PLC terangkat 3,25 persen, serta perusahaan perbankan dan jasa keuangan multinasional Inggris yang berkantor pusat di London Standard Chartered PLC bertambah 2,78 persen.

Sementara itu, Evraz PLC, perusahaan manufaktur dan pertambangan baja multinasional Inggris yang sebagian dimiliki oleh oligarki Rusia membukukan kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya terpuruk 12,59 persen.

Disusul oleh saham perusahaan pertambangan logam mulia Inggris-Rusia Polymetal International PLC yang terpangkas 2,50 persen, serta perusahaan investasi yang menawarkan rangkaian lengkap ekuitas, solusi pendapatan tetap, multi-aset, dan real estat internasional Abrdn PLC melemah 2,40 persen.

Baca juga: Saham Jerman perpanjang kenaikan, Indeks DAX 40 bertambah 0,52 persen

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel