Saham Inggris berakhir positif, indeks FTSE 100 terkerek 0,57 persen

Saham-saham Inggris berakhir di wilayah positif pada perdagangan Rabu waktu setempat (27/7/2022), setelah cenderung datar di sesi sebelumnya, dengan indeks acuan FTSE 100 di Bursa Efek London terkerek 0,57 persen atau 41,95 poin, menjadi menetap di 7.348,23 poin.

Indeks FTSE 100 turun tipis 0,02 poin atau 0,00 persen menjadi 7.306,28 poin pada Selasa (26/7/2022), setelah bertambah 0,41 persen atau 29,93 poin menjadi 7.306,30 poin pada Senin (25/7/2022), dan menguat 0,08 persen atau 5,86 poin menjadi 7.276,37 poin pada Jumat (22/7/2022).

Smurfit Kappa Group PLC, sebuah grup perusahaan pengemasan terkemuka di Eropa dan salah satu perusahaan pengemasan berbasis kertas terkemuka di dunia melambung 5,48 persen, menjadi pencetak keuntungan tertinggi (top gainer) dari saham-saham unggulan atau blue chips.

Diikuti oleh saham perusahaan induk maskapai penerbangan multinasional Inggris-Spanyol International Consolidated Airlines Group SA dan biasanya disingkat menjadi IAG yang melonjak 4,69 persen, serta grup perusahaan pengemasan dan kertas multinasional Mondi PLC terangkat 4,69 persen.

Sementara itu, Evraz PLC, perusahaan manufaktur dan pertambangan baja multinasional Inggris yang sebagian dimiliki oleh oligarki Rusia membukukan kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya terjungkal 12,59 persen.

Disusul oleh saham perusahaan perangkat lunak keamanan siber yang merancang dan mengembangkan solusi infrastruktur keamanan berbasis cloud Avast PLC tergelincir 1,91 persen, serta perusahaan industri farmasi internasional yang berfokus pada pasar hewan Dechra Pharmaceuticals PLC kehilangan 1,86 persen.

Baca juga: Saham Inggris berakhir datar, indeks FTSE turun tipis 0,02 poin

Baca juga: Saham Inggris untung hari ke-3, indeks FTSE 100 bertambah 0,41 persen

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel