Saham Inggris ditutup melemah, indeks FTSE 100 terkoreksi 0,86 persen

Faisal Yunianto

Saham-saham Inggris melemah pada perdagangan Kamis (21/5/2020), membalikkan keuntungan sehari sebelumnya, dengan indeks acuan FTSE 100 di Bursa Efek London terkoreksi 0,86 persen atau 51,91 poin, menjadi ditutup di 6.015,25 poin.

Indeks FTSE 100 menguat 1,08 persen atau 64,93 poin menjadi 6.067,16 poin pada akhir perdagangan Rabu (20/5/2020), bangkit dari penurunan 46,36 poin atau 0,77 persen menjadi 6.002,23 poin hari sebelumnya.

Saham Whitbread, perusahaan perhotelan dan restoran multinasional Inggris, mencatat kinerja terburuk (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan nilai sahamnya menukik 13,44 persen.

Diikuti oleh saham perusahaan perbankan dan jasa keuangan multinasional Inggris Standard Chartered yang jatuh 5,32 persen, serta lembaga keuangan utama Inggris Lloyds Banking Group merosot 4,94 persen.

Sementara itu, ​​​​​​Intertek Group, perusahaan multinasional penjaminan, inspeksi, pengujian produk dan sertifikasi, melonjak 6,08 persen, menjadi pencetak keuntungan teratas (top gainer) dari saham-saham unggulan.

Disusul oleh maskapai bertarif rendah Inggris EasyJet yang meningkat 4,43 persen dan perusahaan induk telekomunikasi multinasional Inggris BT Group meningkat 3,71 persen.

Baca juga: Saham Inggris berbalik menguat dengan indeks FTSE 100 naik 1,08 persen
Baca juga: Saham Inggris akhiri kenaikan dengan indeks FTSE 100 turun 46,36 poin
Baca juga: Saham Inggris ditutup menguat, indeks FTSE 100 terangkat 4,29 persen