Saham Inggris ditutup menguat, indeks FTSE 100 terkerek 0,37 persen

·Bacaan 1 menit

Saham-saham Inggris ditutup lebih tinggi pada perdagangan Rabu waktu setempat (20/4/2022), berbalik menguat dari penurunan sehari sebelumnya, dengan indeks acuan FTSE 100 di Bursa Efek London terkerek 0,37 persen atau 27,94 poin, menjadi menetap di 7.629,22 poin.

Indeks FTSE 100 jatuh 0,20 persen atau 15,10 poin menjadi 7.601,28 poin pada Selasa (19/4/2022), setelah terangkat 0,47 persen atau 35,58 poin menjadi 7.616,38 poin pada Kamis (14/4/2022), dan naik tipis 0,05 persen atau 4,14 poin menjadi 7.580,80 poin pada Rabu (13/4/2022).

Pasar saham Inggris tutup pada Jumat (15/4/2022) dan Senin (18/4/2022) untuk libur perayaan Paskah.

CRH PLC, sebuah grup perusahaan internasional yang bergerak di bisnis bahan bangunan terdiversifikasi melambung 5,88 persen, menjadi pencetak keuntungan tertinggi (top gainer) dari saham-saham unggulan atau blue chips.

Diikuti oleh saham kelompok perusahaan persewaan peralatan industri Inggris Ashtead Group PLC yang melonjak 4,01 persen, serta perusahaan pelaporan kredit konsumen multinasional Inggris-Irlandia Experian PLC meningkat 3,91 persen.

Sementara itu, Evraz PLC, sebuah perusahaan manufaktur dan pertambangan baja multinasional Inggris yang sebagian dimiliki oleh oligarki Rusia membukukan kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya terperosok 12,59 persen.

Diikuti oleh saham perusahaan yang mendistribusikan berbagai macam produk konsumen ritel Inggris Ocado Group PLC kehilangan 5,34 persen, serta grup perusahaan multinasional Inggris-Australia yang merupakan perusahaan pertambangan dan logam terbesar kedua di dunia Rio Tinto Group jatuh 4,75 persen.

Baca juga: Saham Inggris ditutup lebih rendah, indeks FTSE 100 jatuh 0,20 persen

Baca juga: Saham Inggris setop rugi 2 hari, indeks FTSE 100 bangkit 0,05 persen

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel