Saham Inggris hentikan reli, indeks FTSE 100 tergelincir 0,81 persen

Saham-saham Inggris berakhir lebih rendah pada perdagangan Jumat waktu setempat (30/12/2022), menghentikan reli selama tiga hari berturut-turut, dengan indeks acuan FTSE 100 di Bursa Efek London tergelincir 0,81 persen atau 60,98 poin menjadi menetap di 7.451,74 poin.

Indeks acuan FTSE 100 bertambah 0,21 persen atau 15,53 poin menjadi 7.512,72 poin pada Kamis (29/12/2022), setelah terangkat 0,32 persen atau 24,18 poin menjadi 7.497,19 poin pada Rabu (28/12/2022), setelah terkerek 0,05 persen atau 3,73 poin menjadi 7.473,01 poin pada Jumat (23/12/2022).

Bursa Efek London ditutup pada Senin (26/12/2022) dan Selasa (27/12/2022) untuk hari libur perayaan Natal.

Indeks acuan FTSE 100 jatuh 1,38 sepanjang bulan ini dan membukukan keuntungan 0,91 persen untuk periode tahun 2022.

Evraz PLC, perusahaan manufaktur dan pertambangan baja multinasional Inggris yang sebagian dimiliki oleh oligarki Rusia membukukan kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya terjungkal 12,59 persen.

Diikuti oleh saham salah satu perusahaan pengembang properti residensial terbesar di Inggris Raya yang beroperasi di Inggris, Wales, dan Skotlandia Barratt Developments PLC kehilangan 3,05 persen; serta perusahaan yang merancang, mengembangkan, dan membangun unit perumahan Persimmon PLC jatuh 3,03 persen.

Sementara itu, JD Sports Fashion PLC, sebuah perusahaan yang mengoperasikan rantai toko ritel yang menjual pakaian olahraga dan santai bermerek terangkat 2,44 persen, menjadi pencetak keuntungan tertinggi (top gainer) dari saham-saham unggulan.

Disusul oleh saham salah satu perusahaan pembotolan dalam sistem Coca-Cola, yang mengoperasikan pabrik di Eropa, Afrika, dan Asia, Coca-Cola HBC AG terdongkrak 2,25 persen; serta perusahaan pertambangan logam mulia Meksiko yang didirikan di Inggris dan berkantor pusat di Mexico City, Fresnillo PLC menguat 1,85 persen.

Baca juga: Saham Inggris perpanjang reli, indeks FTSE 100 bertambah 0,21 persen
Baca juga: Saham Inggris berakhir menguat, Indeks FTSE 100 naik 0,32 persen