Saham Inggris perpanjang keuntungan, Indeks FTSE 100 naik 2,03 persen

Saham-saham Inggris berakhir lebih tinggi pada perdagangan Jumat waktu setempat (4/11/2022), memperpanjang keuntungan untuk hari kedua berturut-turut, dengan indeks acuan FTSE 100 di Bursa Efek London bertambah 2,03 persen atau 146,21 poin menjadi menetap di 7.334,84 poin.

Indeks FTSE 100 terkerek 0,62 persen atau 44,49 poin menjadi 7.188,63 poin pada Kamis (3/11/2022), setelah terpangkas 0,58 persen atau 42,02 poin menjadi 7.144,14 poin pada Rabu (2/11/2022), dan menguat 1,29 persen atau 91,63 poin menjadi 7.186,16 poin pada Selasa (1/11/2022).

Baca juga: Saham Inggris berbalik menguat, indeks FTSE 100 terkerek 0,62 persen

Anglo American PLC, sebuah perusahaan pertambangan global yang meliputi komoditas curah termasuk bijih besi, mangan, dan metalurgi melambung 11,13 persen, menjadi pencetak keuntungan tertinggi (top gainer) dari saham-saham unggulan atau blue chips.

Diikuti oleh saham perusahaan asuransi dan jasa keuangan multinasional Inggris Prudential PLC yang melonjak 8,97 persen, serta perusahaan pertambangan yang bergerak di bidang eksplorasi, pengembangan, produksi, dan pengolahan BHP Group Limited meningkat 7,71 persen.

Baca juga: Saham Jerman berbalik naik tajam, Indeks DAX 40 melambung 2,51 persen

Sementara itu Evraz PLC, perusahaan manufaktur dan pertambangan baja multinasional Inggris yang sebagian dimiliki oleh oligarki Rusia membukukan kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya terjungkal 12,59 persen.

Disusul oleh saham perusahaan industri farmasi multinasional Inggris yang memproduksi obat generik tanpa merek dan berlisensi Hikma Pharmaceuticals PLC kehilangan 3,82 persen, serta perusahaan industri senjata, keamanan, dan kedirgantaraan multinasional Inggris BAE Systems PLC merosot 2,99 persen.

Baca juga: Saham Prancis berakhir di zona hijau, Indeks CAC melonjak 2,77 persen
Baca juga: Saham Eropa dibuka naik, di tengah harapan pembukaan kembali China
Baca juga: IHSG akhir pekan ditutup menguat, ikuti kenaikan bursa saham Asia