Saham Inggris "rebound", indeks FTSE 100 ditutup bangkit 0,88 persen

Ahmad Buchori
·Bacaan 1 menit

Saham-saham Inggris ditutup lebih tinggi pada perdagangan Rabu (16/12), rebound dari penurunan selama tiga hari berturut-turut, dengan indeks acuan FTSE 100 di Bursa Efek London bangkit 0,88 persen atau 57,59 poin, menjadi menetap di 6.570,91 poin.

Indeks FTSE 100 tergerus 0,28 persen atau 18,51 poin menjadi 6.513,32 poin pada Selasa (15/12), setelah melemah 0,23 persen atau 14,92 poin menjadi 6.531,83 poin pada Senin (14/12), dan jatuh 0,80 persen atau 53,01 poin menjadi 6.546,75 poin pada Jumat (11/12).

Barrat Developments, salah satu perusahaan pengembang properti residensial terbesar di Inggris, melonjak 4,64 persen, menjadi peraih keuntungan tertinggi (top gainer) dari saham-saham unggulan atau blue chips.

Diikuti oleh saham perusahaan manajer investasi internasional M&G yang terangkat 4,33 persen, serta perusahaan ritel busana olahraga Inggris JD Sports Fashion meningkat 3,73 persen.

Sementara itu, Bunzl, sebuah perusahaan distribusi dan outsourcing multinasional, berkinerja terburuk (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya anjlok 3,68 persen.

Disusul oleh saham perusahaan perbankan dan jasa keuangan multinasional Inggris Standard Chartered yang kehilangan 1,94 persen, serta perusahaan jasa makanan kontrak multinasional Inggris Compass Group turun 1,50 persen.