Saham Inggris rugi 3 hari beruntun, Indeks FTSE 100 anjlok 1,82 persen

Risbiani Fardaniah
·Bacaan 1 menit

Saham-saham Inggris kembali jatuh pada akhir perdagangan Jumat (29/1/2021), memperpanjang penurunan untuk hari ketiga berturut-turut, dengan indeks acuan FTSE 100 di Bursa Efek London anjlok 1,80 persen atau 118,69 poin, menjadi menetap di 6.407,46 poin.

Indeks FTSE 100 tergelincir 0,63 persen atau 41,22 poin menjadi 6.526,15 poin pada Kamis (28/1/2021), setelah terpangkas 1,30 persen atau 86,64 poin menjadi 6.567,37 poin pada Rabu (27/1/2021) dan menguat 0,23 persen atau 15,16 poin menjadi 6.654,01 poin pada Selasa (26/1/2021).

Baca juga: Indeks saham Inggris FTSE 100 jatuh lagi, tergelincir 0,63 persen

Rolls-Royce Holdings, perusahaan pertahanan dan kedirgantaraan multinasional Inggris, berkinerja terburuk (top loser) diantara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan nilai sahamnya terperosok 5,41 persen.

Diikuti oleh saham perusahaan jasa keuangan dan asuransi jiwa multinasional Inggris P​​​​​​rudential yang terpuruk 5,14 persen, serta perusahaan manajer investasi internasional M&G kehilangan 4,45 persen.

Baca juga: Saham Jerman balik rugi, Indeks DAX 30 jatuh 1,71 persen

Sementara itu Just Eat Takeaway, perusahaan jasa pemesanan dan pengiriman makanan daring, melonjak 4,00 persen, menjadi pencetak keuntungan teratas (top gainer) dari saham-saham unggulan.

Disusul oleh saham perusahaan penerbitan dan pendidikan multinasional Inggris Pearson yang meningkat 1,58 persen, serta perusahaan penyelenggara perdagangan efek dan informasi keuangan London Stock Exchange Group menguat 0,77 persen.

Baca juga: Saham Prancis ditutup di zona merah, Indeks CAC 40 anjlok 2,02 persen